Polisi mengevaluasi jenazah mahasiswa Udinus yang diduga bunuh diri.
JawaPos.com – Kasus kematian mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) yang diduga bunuh diri menyisakan duka mendalam.
Bagi pihak kampus dan keluarga, EN yang dikenal sebagai mahasiswi semester akhir jurusan Studi Management Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini merupakan sosok yang ceria.
Namun, belakangan ini EN diketahui mulai tidak aktif di kampus bahkan tidak menginput KRS di semester ganjil ini.
Ditemukan meninggal dunia dengan dugaan bunuh diri, jasad EN (24) ditemukan di kamar kosnya pada Rabu (11/10).
Saat ini, jenazah EN diketahui sudah diserahkan kepada keluarga dan dibawa pulang ke Banjarmasin, Kamis (12/10).
Mengetahui hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Udinus, Kusni Ingsih, mengatakan bahwa pihak kampus sudah berkomunikasi dengan keluarga EN, terkait proses kepulangan mendiang. Selain itu, Udinus juga memberikan santunan kepada keluarga.
“Ayahnya menyampaikan sudah mengikhlaskan kepergian putrinya, dan meminta permohonan maaf pada seluruh pihak akademik jika ananda Elsa ada kesalahan selama proses perkuliahan," kata Kusni, dilansir dari Radar Semarang (Jawa Pos Group).
Sebelumnya, EN ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kosnya yang berada di Bulusan Selatan VII, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, pada Rabu (11/10) kemarin. Adapun orang yang pertama kali mendapati kondisi EN adalah sang kekasih, Alfa.
Kala itu, Alfa diketahui mendatangi kamar kos EN, lalu mendapati kondisi kamar tertutup dan terkunci. Namun dari jendela, ia melihat EN berada di dalam dengan posisi terlentang di atas kasur. Alfa berusaha memanggilnya namun tak ada respon dari EN.
Alfa lantas memanggil rekannya dan pemilik kos, agar membantunya membuka pintu kamar dengan kunci cadangan. Begitu terbuka dan diperiksa, EN sudah tak bernapas.
Kuncoro, rekan Alfa dan EN, menjelaskan bahwa di TKP ditemukan beberapa barang milik korban, seperti bungkus rokok dan puntungnya, sisa makanan, hingga beberapa lembar kertas yang diduga curahan hati korban.
“Intinya terkait surat perpisahan gitu, sudah tidak kuat lagi. Maksudnya apa tapi gak tau. Dia juga gak pernah cerita ada masalah apa," kata Kuncoro.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
