
Proses Evakuasi jenazah mahasiswi Udinus yang diduga bunuh diri di kamar kosnya.
JawaPos.com – Pasca mahasiswi Unnes ditemukan tewas dengan dugaan bunuh diri di Mal Paragon Semarang, kisah serupa kembali terjadi.
Kota Semarang, kembali digemparkan dengan mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) yang diduga bunuh diri di kamar kosnya.
Diduga bunuh diri, mahasiswi Udinus ditemukan tak berdaya di rumah kos yang berlokasi di Tembalang pada Rabu (11/10).
Saat ditemukan, korban EN tak berdaya di atas Kasur dengan mengenakan kaos pendek hijau pupus dan celana pendek hitam.
Dikutip dari radarsemarang.jawapos.com, orang pertama yang mengetahui kejadian nahas ini adalah Alfa yang merupakan kekasih korban.
Alfa berkunjung ke tempat kos korban di Tembalang, dan melihat pintu kamarnya dalam keadaan tertutup serta terkunci.
Baca Juga: Mahasiswi Udinus Semarang yang Tewas Diduga Bunuh Diri di Kamar Kos Tinggalkan Surat Wasiat
Mengetahui hal itu, Alfa langsung menghubungi rekan kerja korban, yang bernama Kuncoro.
“Pacarnya itu manggil-manggil tapi gak ada respon sekali. Sudah dilempar baju juga ke dalam itu bener-bener enggak gerak sama sekali. Akhirnya pacarnya nelpon saya”, ucap Kuncoro di lokasi kejadian kepada Jawa Pos Radar Semarang (11/10).
Setibanya di lokasi, Kuncoro sempat memanggil-manggil korban melalui celah jendela kamar kos setelah di congkel, tetapi juga tidak ada respon, dan memutuskan memanggil pemilik kos.
"Akhirnya, memanggil bu kos, meminta bantuan untuk membuka pintu kamar, pakai duplikat. Ternyata sudah tidak bergerak sama sekali. Pertama aku deketin tanganku ke hidungnya, gak ada nafas sekali," tuturnya.
"Terus aku lihat tangan sama kakinya itu biru kehitam-hitaman warnanya. Terus nelpon ambulans, sama polisi," kata Kuncoro kepada tim Jawa Pos Radar Semarang (11/10).
Selaku rekan kerja korban, Kuncoro sudah mengenal EN selaman 8 bulan saat bekerja di Burwaow yang berada di kawasan Jalan Mulawarman, Kecamatan Tembalang.
“Dia bagian manajemen, sudah sekitaran delapan bulan kerja. Dia masih kuliah di Udinus, semester 11, sambil kerja," jelasnya.”

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
