Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 November 2018 | 22.53 WIB

Cegah Paham Radilkalisme, Ini Cara Ridwan Kamil

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan meluncurkan program Gerakan Ajengan Masuk Sekolah (AMS) tahun depan - Image

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan meluncurkan program Gerakan Ajengan Masuk Sekolah (AMS) tahun depan

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan meluncurkan program Gerakan Ajengan Masuk Sekolah (AMS) tahun depan. Program itu sebagai turunan atau tindak lanjut dari nawacita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam dunia pendidikan.


Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, program ini merupakan penyesuaian dari nawacita Jokowi. Dengan tujuan pendidikan nasional yang mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada siswa-siswi di Jawa Barat.


"Nawacita Pak Jokowi adalah pendidikan karakter dan revolusi mental, visi misi Jabar yang dibawa kami (Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum) yaitu Jabar Juara Lahir Batin," kata Uu di Bandung, Kamis (22/11).


Menurut Uu, program tersebut sudah diterapkan untuk pendidikan Kabupaten Tasikmalaya. Dengan tujuan lain yakni menangkap paham radikalisme di Jawa Barat.


Dalam program AMS ini, pihak Pemprov Jabar akan menggaet para ajengan dan kiai di Jawa Barat untuk berpartisipasi. Dengan harapan agar masyarakat terkhusus orang tua siswa tidak lagi khawatir bahwa anaknya terbawa arus atau paham-paham yang menyimpang.


"Program ini kami akan libatkan para kiai dan ajengan. Mudah-mudahan program ini mampu menjawab keresahan orang tua melihat banyak anak tingkah lakunya tidak sesuai moral," ujarnya.


Kepala Dinas Pendidikan Jabar Ahmad Hadadi menjelaskan, gerakan AMS menyasar siswa dari berbagai agama. Ini bertujuan untuk menguatkan pendidikan karakter juga pendidikan agama.


"Kami akan intergasikan dengan regulasi yang ada. Intinya kami ingin memperkuat guru-guru pendidikan agama. Tidak hanya Islam saja tapi juga agama lain. Sehingga bisa memberikan pembelajaran yang komprehensif kepada para peserta didik," tutur Ahmad Hadadi.


Tindaklanjutnya, pihaknya akan segera menggelar pertemuan dengan semua pihak dalam hal ini tokoh agama. Agar gerakan AMS segera diaplikasikan di setiap sekolah di Jawa Barat dengan standarisasi tertentu.

Editor: Erna Martiyanti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore