
Kasus Pungli Tambang, 3 Oknum Polisi Lumajang Disidang
JawaPos.com–Paminal Polrestabes Bandung beri sanksi kepada oknum polisi berpangkat Aiptu US, anggota Polsek Sukasari, Kota Bandung. Oknum itu diduga meminta uang (memalak) kepada korban begal.
Kapolrestabes Bandung Kombespol Budi Sartono mengatakan, setelah melalui proses pemeriksaan, Aiptu US mengakui perbuatannya meminta sejumlah uang saat korban mencari motor yang hilang karena dibegal.
”Hasil pemeriksaan paminal terbukti yang bersangkutan meminta uang operasional untuk mencari motor yang hilang,” kata Budi seperti dilansir dari Antara di Bandung.
Budi menjelaskan, meski Aiptu US tidak menerima uang dari korban begal tersebut, yang bersangkutan tetap akan diberikan sanksi. Sebab telah terbukti melanggar kode etik.
Dia mengatakan, saat ini yang bersangkutan telah dilakukan pengamanan sementara oleh Paminal Polrestabes Bandung untuk dilanjutkan proses sidang disiplin.
”Aiptu US dilakukan pengamanan sementara untuk segera sidang disiplin,” terang Budi Sartono.
Sebelumnya, seorang warga Kota Bandung yang viral karena curhat di media sosial terkait dirinya ingin melaporkan kasus pembegalan motor kepada kepolisian. Pembegalan yang menimpa seorang dengan akun Mutiara IP terjadi di wilayah Secapa AD, Kota Bandung, pada Jumat (22/9) malam.
Saat korban melapor ke Polsek Sukasari, mengaku dimintai sejumlah uang oleh oknum polisi ketika hendak melaporkan motor korban yang dijual di e-commerce dengan ciri-ciri yang mirip dengan milik korban.
”Aku bilang cuma ada Rp 200 ribu tapi disenyumi tipis, terus aku naikin (nominalnya). Ya sudah Rp 500 ribu Pak, enggak ada lagi saya juga ini tanggal tua,” kata korban.
Korban mengaku, oknum polisi tersebut meminta uang kepada dirinya dengan nominal lebih dari Rp 1 juta untuk mengejar pelaku ke Kabupaten Garut. Namun, karena korban tidak memiliki uang dengan nominal yang diinginkan Aiptu US, terpaksa menunda oknum polisi tersebut pergi mencari motor milik korban.
”Karena aku belum ada uangnya jadi aku tunda besok aja ke Garutnya. Tapi belum ganti hari pas dicek lagi ternyata sudah terjual motornya,” kata korban.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
