
Ilustrasi pergerakan harga obligasi sebagai salah satu instrumen investasi yang banyak diminati investor (Istimewa)
JawaPos.com–Selama pandemi, perolehan investasi Jawa Timur naik 42,1 persen. Perbandingan kenaikan itu dihitung dari Januari hingga November tahun lalu.
Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jatim Aris Mukoiyono, pandemi Covid-19 memiliki dampak di bidang investasi. Namun masa pandemi juga mendorong beberapa sektor meningkat. ”Karena itu, pencapaian terakhir nilai investasi tetap meningkat,’’ kata Aris.
Nilai investasi saat ini tercatat mencapai Rp 66,5 triliun. Dari angka tersebut, kontribusi sektor penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp 47,39 triliun. Lebih tinggi dibanding penanaman modal asing (PMA) yang mencapai Rp 19,1 triliun.
Penanaman modal dalam negeri paling besar di Surabaya. Sektor yang meningkat antara lain, transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi. Aris mengatakan, sektor lain memang agak surut. ”Tapi, tiga sektor yakni transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi meningkat pesat,’’ terang Aris.
Menurut dia, terdapat beberapa faktor yang membuat Jawa Timur dilirik investor. Misalnya, infrastruktur. Pemodal tertarik karena akses distribusi barang di Jawa Timur sudah tersedia. ”Dengan begitu, cost produksi bisa lebih hemat,’’ ucap Aris.
Aris juga menyebut terdapat beberapa sektor lain yang berpotensi naik. Yakni industri farmasi dan obat-obatan. Banyak perusahaan di Jawa Timur yang melaporkan investasi mereka meningkat. Itu terjadi karena permintaan produk mereka meningkat. ”Karena itu, mereka menambah investasi untuk memenuhi permintaan pasar,’’ kata Aris.
Meski demikian, lanjut dia, terdapat beberapa investasi lama. Artinya, proses produksi sudah berlangsung. Perusahaan menambah modal dan tenaga kerja untuk meningkatkan produksi. ”Itu termasuk bagian dari peningkatan investasi,’’ ungkap Aris.
Dia meyakini penanaman modal di Jawa Timur akan terus mengalami tren positif. Salah satu pemicunya, banyak proyek strategis nasional dilaksanakan di Jawa Timur. Selain itu, bakal ada kawasan ekonomi khusus (KEK). Yakni KEK Singosari dan yang masih dalam proses pengusulan KEK JIIPE.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=ofgB8fuv-kY

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
