
ILUSTRASI Pilkada Serentak 2020, (Kokoh Praba Wardani/Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Beragam strategi dilakukan para kontestan dalam menghadapi pilkada. Ada kandidat yang diturunkan dari level DPP partai, ada pula kandidat rela bertahan di posisi yang sama. Asalkan bisa meraih kemenangan.
Itulah yang terjadi di Kabupaten Solok. Wakil Bupati setempat, Yulfadri Nurdin mengaku rela dicalonkan lagi sebagai orang nomor dua di kabupaten tersebut. Alasannya, asalkan bisa terpilih lagi.
"Kami tidak mempersoalkan siapa yang jadi calon bupati dan siapa yang calon wakil bupati. Bagi saya sama saja. Jadi cawabup lagi tidak masalah," ujar Yulfadri Nurdin kepada JawaPos.com, Senin (24/8).
Yulfadri belum mengungkap parpol mana secara resmi mengusung dia. Tetapi, dia mengaku telah mendapatkan kesepakatan siapa pasangannya. Yakni Nofi Candra, anggota DPD RI periode 2014-2019. Hingga kini antara Yulfadri dan Nofi belum ada kesepakatan siapa yang menempati posisi calon bupati dan calon wakil bupati. "Kami ngotot-ngototan untuk menentukan siapa calon bupati," tandasnya.
Baca juga: Wabup Solok: Satu dari Kami Bertiga Memilih Mundur
Kesepakatan itu didapatkan setelah melakukan pertemuan di Jakarta beberapa waktu lalu dengan dua orang kandidat lainnya. Yakni, Nofi Candra dan Maigus Tinus. Dari pertemuan itu didapatkan komitmen, di antara mereka ada yang tidak jadi maju di Pilkada Kabupaten Solok 2020. Alasannya, demi mengedepankan kepentingan daerah. Bukan nafsu pribadi atau nafsu politik sendiri. "Kami waktu itu sudah sepakat ada yang mundur. Pemikiran kami satu yaitu bagaimana Kabupaten Solok ini maju," tandasnya.
Adapun pasangan kandidat yang sudah mendeklerasikan diri untuk maju di Pilkada Solok adalah Epyardi Asda-Jon Firman Pandu. Pasangan itu diusung oleh PAN dan Gerindra. Epyardi Asda merupakan salah satu ketua DPP PAN. Dia adalah putra asli daerah (PAD) Solok. Sebelumnya dia anggota DPR-RI tiga periode dari PPP. Pada Pemilu 2019 dia gagal jadi caleg dari PAN.
Baca juga: Maigus: Demi Kepentingan Solok, Silakan Yulfadri-Nofi Candra Maju
Sedangkan Jon Firman Pandu adalah politikus Partai Gerindra yang kini menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Solok 2019-2024.
Hingga berita ini dirilis, Epyardi Asda masih bungkam soal pencalonannya. Dia tidak membuka suara seperti apa strateginya menghadapi Pilbup Solok 2020.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
