Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Agustus 2023 | 18.29 WIB

Peserta Panjat Pinang HUT RI di Deli Serdang Tewas Sesak Napas Tertimpa Rekannya

KHAS AGUSTUSAN: Warga bersama dengan warga negara asing mengikuti lomba panjat pinang kolosal dalam rangka HUT Ke-74 Kemerdekaan RI di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta, kemarin (17/8). (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos) - Image

KHAS AGUSTUSAN: Warga bersama dengan warga negara asing mengikuti lomba panjat pinang kolosal dalam rangka HUT Ke-74 Kemerdekaan RI di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta, kemarin (17/8). (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)

JawaPos.com–Seorang peserta panjat pinang tewas di Desa Tandam Hulu I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis (17/8). Kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) diselimuti kabar duka.

Kejadian bermula saat korban berinisial EP, 36, berada di bagian paling bawah lomba panjat pinang. Teman satu tim yang berada di atas tiba-tiba terpeleset dan jatuh menimpa teman-teman di bawah. Hal tersebut mengakibatkan korban tertimpa teman-teman di atasnya yang mengakibatkan sesak napas.

Kanit Reskrim Polsek Binjai Ipda Alex Pasaribu mengatakan, lomba sempat dihentikan sementara karena kejadian tersebut.

”Peserta paling atas tiba-tiba merosot dan menimpa peserta paling bawah, kemudian membuat korban mengalami sesak napas dan permainan sementara dihentikan,” ungkap  Alex Pasaribu dikutip dari Sumut Pos (Jawa Pos Group), Sabtu (19/8).

Lomba panjat pinang itu terjadi sekitar pukul 17.00 di lapangan bola Desa Tandam. Korban sempat dilarikan ke RS Ratu Mas di Jalan T Amir Hamzah, Binjai Utara. Nahas, nyawa korban tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal pukul 18.00.

Jenazah korban dibawa keluarga dan dikebumikan di tempat pemakaman umum Pasar VI Desa Tandam. Pihak kepolisian sudah mengambil keterangan sejumlah saksi di lapangan yang menyatakan bahwa korban meninggal sesak napas karena tertimpa tim panjat pinang di atasnya.

”Hasil wawancara dengan para saksi di TKP menyampaikan bahwa kejadian ini karena peserta yang lain menimpa korban dan menyebabkan korban sesak napas dan meninggal dunia,” terang Alex Pasaribu.

Korban meninggalkan dua orang anak dan disebut tidak memiliki riwayat penyakit, selain itu korban juga dikenal baik oleh warga sekitar.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore