Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 November 2016 | 21.57 WIB

Mesranya Persahabatan Manusia dan Harimau

DEKAT: Abdullah Sholeh bermain dengan harimau kesayangannya. Dia telah memelihara binatang buas itu sejak 10 tahun lalu. - Image

DEKAT: Abdullah Sholeh bermain dengan harimau kesayangannya. Dia telah memelihara binatang buas itu sejak 10 tahun lalu.

JawaPos.com- Kisah pertemanan antara manusia dan harimau seperti dalam buku dan film Life of Pi bisa dijumpai di Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Selama sepuluh tahun, Abdullah Sholeh, santri di Pondok Pesantren Al Kaffah, telah bersahabat karib dengan Mulan Jamilah, seekor harimau Benggala (panthera tigris bengalensis).



Sholeh –sapaan karib Abdullah Sholeh– mengaku memelihara Mulan sejak harimau betina itu berusia 3 bulan. ”Saat itu diberi teman, kemudian kami pelihara di sini. Sekarang usianya sekitar 10 tahun,” ujarnya setelah memberikan makan Mulan.



Sehari-hari, lanjut dia, harimau seberat 182 kilogram tersebut makan sebanyak dua kali. Menunya adalah daging ayam segar sebanyak 5 kilogram.



Setiap akan memberikan makan Mulan, Sholeh melakukan persiapan khusus. Yakni, mengenakan pakaian tebal serta melilitkan sarung di lehernya. ”Ini untuk antisipasi agar tidak terluka,” ungkapnya.



Sebab, perilaku Mulan seperti kucing yang suka diajak bermain. Bahkan, Sholeh tak segan-segan memeluk dan mencium Mulan. Sesekali, Mulan bergelayut manja di lengan dan punggungnya.



”Dulu waktu masih kecil sering bermain di dalam rumah. Tapi, karena khawatir membahayakan, akhirnya sekarang terus di kandang,” ujar pria 35 tahun tersebut.



Mulan menempati lahan seluas 5 ribu meter persegi yang mirip seperti hutan mini dengan semak-semak serta pepohonan. Sebagai pengaman, terpasang pagar ram besi di sekeliling kandang. Untuk merawat Mulan, Sholeh sudah memiliki izin tertulis dari Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Malang.



Menurut Sholeh, bersahabat dengan binatang buas itu, bukan tak ada risiko. Berkali-kali, dia menderita luka sobek di tangan, kaki, dan wajah akibat kuku-kuku Mulan.



Namun, Sholeh mengaku tidak pernah kapok. Dia tahu persis Mulan tidak berniat melukai, tapi hanya disebabkan tenaga besar yang dimilikinya. ”Bagi Mulan, itu hanya main-main. Tapi, karena tenaganya besar, kadang-kadang luka sedikit,” jelasnya. (lil/lid/diq)



Editor: Fim Jepe
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore