
Ilustrasi
JawaPos.com - Pembentukan daerah persiapan Kabupaten Kotawaringin Utara telah disetujui Gubernur Kalteng dan DPRD Kalteng. Kedua pihak pun telah mendandatangani bersama dalam rapat paripurna ke-19 di gedung DPRD Kalteng, Rabu (28/12).
Nantinya, Kabupaten Kotawaringin Utara terdiri dari enam kecamatan. Yakni, Kecamatan Parengean, Taualan Hulu, Antang Kalang, Telaga Antang, Mentaya Hulu dan Bukit Santuai.
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengatakan, setelah eksekutif dan legislatif menyetujui, akan ada proses berikutnya seperti koordinasi dengan kementrian dalam negeri (kemendagri) mengenai pemekaran. Sebab pemekaran masih dimoratorium.
“Kita akan memberikan penjelasan. Sebab Kotawaringin Utara secara ekonomi mampu. Sebab Kotim keseluruhan ekoniminya bagus semua,” ujarnya dikutip dari Kalteng Pos (Jawa Pos Group), Sabtu (31/12).
Pada kesempatan yang sama, ketua DPRD Kotim Jhon Krisli mengatakan, pemekaran ini sudah diperjuangkan dari tahun 2004 yang lalu. Namun waktu itu belum memenuhi syarat karena kecamatannya jumlahnya kurang.
“Sesuai undang-undang minimal harus lima kecamatan. Waktu itu masih ada tiga kecamatan, lalu setelah ada pemekaran kecamatan dan bertambah dua. Jadi telah memenuhi syarat untuk pemekaran,” ucapnya.
Diterangkannya, walau ada moratorium pemekaran, pada prinsipnya pihaknya hanya menyiapkan sesuai dengan persayarakatan undang-undang.
Dia melanjutkan, proses pemekaran sudah melalui tingkat bawah. Dari rekomendasi badan permusyawaratan desa, persetujuan bersama DPRD Kotim dengan bupati serta telah melewati tahap kajian akademisi dari Universitas Palangka Raya (UPR).
“Berdasarkan hasil kajian akademisi itu, seperti kemampuan keuangan dan sebagainya, kabupaten yang akan dimerkarkan ini malah bobotnya hampir sama dengan kabupaten induk. Jumlah penduduk juga telah memnuhi 117 ribu jiwa,” tuturnya.
Dijelaskannya, untuk infrastruktur jalan sudah ada. Dari jalan Pelantaran menuju Parenggean kemudian menuju Tumbang Sangai dan menuju Tumbang Kalang sudah ada.
“Sementara rencana ibu kotanya dari Parenggean menuju ke Mentaya Hulu, ditengah-tengahnya itu lah,” ucapnya.
Diungkapkanya, setelah ini, pihaknya ikut mengawal bersama-sama dengan tim dari provinsi untuk melakukan audiensi dengan Kemendagri dan DPD RI juga komisi II DPR RI. (uni/fab/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
