
KORBAN KRISIS PANGAN: Warga Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, menunggu bantuan dari pemerintah.
JawaPos.com - Kasus kelaparan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, menewaskan enam orang. Pemerintah pusat akhirnya melakukan intervensi. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyebut, saat ini bantuan pangan yang disalurkan pemerintah telah tiba di Bandara Agandugume. Selanjutnya, bantuan itu akan dibagikan kepada masyarakat di Distrik Agandugume, Lambewi, dan Oneri.
Sejauh ini, total bantuan logistik dan peralatan yang telah didistribusikan mencapai 38,5 ton. Bantuan tersebut berupa beras, makanan siap saji, rendang kemasan, susu protein, dan sembako. Selain itu, ada tenda pengungsi, genset, tenda gulung, matras, kasur lipat, pakaian dewasa dan anak, serta selimut.
Muhadjir menjelaskan, terdapat beberapa kendala dalam pendistribusian bantuan. Di antaranya, cuaca yang sangat ekstrem, sulitnya akses, biaya pendistribusian yang sangat tinggi, serta terbatasnya sarana dan prasarana yang memadai. Kendala lainnya adalah faktor keamanan. Sebab, Agandugume belum memiliki polsek maupun koramil sehingga maskapai penerbangan tidak berani untuk landingdi sana.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melalui Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mozes Kilangin Timika menyalurkan bantuan bahan pokok berupa sembako. ’’Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban saudara kita yang terkena musibah,’’ ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan M. Kristi Endah Murni kemarin (6/8).
Pesawat yang mengangkut bantuan mendarat di lapter Agandugume.
Kristi menerangkan, bantuan seberat 500 kg dikirim dari Bandara Mozes Kilangin ke Bandara Sinak, lanjut ke Lapter Agandugume dengan menggunakan pesawat milik PT Smart Cakrawala Aviation.
Bencana kekeringan di Kabupaten Puncak, lanjut Kristi, terjadi akibat turunnya embun dingin (frost) yang mengakibatkan seluruh tanaman pangan seperti keladi dan ubi jalar menjadi kering hingga busuk.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto memastikan bahwa pemerintah terus mendukung upaya penanganan darurat bencana yang telah berdampak kepada 7.500 jiwa itu. Dia menjamin seluruh kebutuhan logistik akan dipenuhi untuk meringankan beban warga terdampak. (lyn/gih/c6/oni)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
