Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Januari 2019 | 00.05 WIB

Marak Begal Bandung yang Korbannya Perempuan

Begal sadis di Bandung dibekuk polisi - Image

Begal sadis di Bandung dibekuk polisi

JawaPos.com - Pasca kepemimpinan Kapolrestabes Bandung dialihkan kepada Kombes Pol Irman Sugema dari Brigjen Pol Hendro Pandowo pada Agustus 2018 lalu, Bandung beberapa kali dihantui begal. Bahkan dalam sepekan lebih dari tiga kali aksi pencurian dengan kekerasan (curas) alias begal di ruas Jalan Kita Bandung.


Dalam Periode Agustus hingga Desember 2018, dua perempuan tewas mengenaskan ditangan begal. Yakni seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung, Shanda Puti Denata, 23 di Jalan Surapati, Kota Bandung, Rabu (29/8).


Shanda yang tengah dibonceng oleh rekannya Eva Aprilia menggunakan motor sekitar pukul 03.40 WIB, tiba-tiba dipepet. Korban dipepet oleh pelaku yakni Yonas Aditya (Joki) dan yang diboncengnya Aminatus Solihin alias Ami (eksekutor).


Motif pelaku hanya curas. Namun nahas saat pelaku menarik tas, korban Shanda yang berusaha menahan tasnya itu terjatuh kemudian tersungkur di aspal dengan keadaan helm terlepas.


Pelaku melarikan diri yang berhasil menggondol tas korban yang berisi ponsel. Korban pun dilarikan ke rumah sakit Borromeus Bandung dalam keadaan kritis namun nyawanya tidak tertolong.


Polda Jawa Barat bersama Polrestabes Bandung mengejar para pelaku yang akhirnya berhasil diamankan. Keduanya ditangkap dan melakukan perlawanan, sehingga polisi memberikan tindakan terukur timah panas pun ditebakkan di kaki pelaku. Satu pelaku yang merupakan eksekutor tewas dan sang joki harus menjalani hukuman pidana sesuai Pasal 365 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.


Sedangkan korban kedua, seorang perawat Neng Meila Susana, 33 di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (26/11). Saat itu, korban sepulang kerja yang dijemput suaminya Rudi Dirga Hagana, 35 berboncengan sekitar pukul 22.30 WIB. Namun tiba-tiba pelaku melakukan pepet, menarik tas hingga korban terjatuh.


Satuan Reskrim Polrestabes Bandung melakukan pengejaran terhadap dua orang pelaku begal tersebut. Kemudian dalam beberapa hari, kepolisian dikabarkan melakukan tindakan terukur keoada dua orang yang diduga merupakan pelaku begal yang menewaskan seorang perawat.


Dua pelaku yakni Adi Supriatna, 21 dan Agun Gunawan, 22 ditembak di sekitar Jalan Cisaranten Wetan, Cinambo, Kota Bandung, Selasa (11/12) dini hari.


"Diduga pelaku yang begal perawat, karena daerah operasi keduanya di daerah sekitar TKP Jalan Soekarno Hatta Bandung," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung beberapa waktu lalu.


Penembakan dilakukan karena kedua pelaku melawan saat akan ditangkap. Sehingga tim langsung lakukan tindakan tegas, pelaku pun tewas di dor polisi.


Selain begal yang menewaskan korban, banyak pula aksi begal yang merugikan secara material di kawasan Kota Bandung.


Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan kasus yang sering terjadi atau indeks crime di Jawa Barat salah satunya adalah aksi curas atau begal di beberapa wilayah termasuk Kota Bandung.


"Kejatahan yang sering terjadi di Jawa Barat yakni Curas, Curat, Curanmor, Narkoba, dan Penganiayaan," ujar Agung di Gedung Sate Bandung, Kamis (20/12) lalu. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore