
Photo
JawaPos.com - Boyolali kini dihebohkan oleh teror kotoran sapi yang dilakukan orang tak bertanggungjawab. Rahayu Widianti, 27, adalah korbannya. Namanya saja kotoran, pasti menjijikkan dan bau. Jijik sekaligus takut, itulah yang dirasakan korban teror pelemparan kotoran sapi di Boyolali.
Rahayu mengaku sehari-harinya dia memang mengendarai sepeda motor melintas di wilayah Kota Boyolali. Terutama saat malam hari ketika dia pulang kerja.
Namun, pada suatu malam saat perjalanan pulang, dia dikejutkan dengan aksi pelemparan kotoran sapi oleh orang tak dikenal. ”Namanya kotoran, tetap saya merasa jijik,” ujar Rahayu seperti dikutip Jawa Pos Radar Solo, Kamis (15/8).
Atas kejadian tersebut, dia telah membuat laporan ke kepolisian. Meski tak sampai mengancam nyawa, namun Rayahu tetap merasa ngeri dan takut dengan teror tersebut. Dia berharap aparat kepolisian bisa mengungkap pelaku atas teror tersebut.
”Sangat resah. Teror itu maksudnya apa coba,” ujar warga Mojosongo itu.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Boyolali Iptu Mulyanto mengatakan, sebelum ada laporan dari masyarakat, pihaknya telah lebih dulu melakukan penyelidikan. Teror tersebut cukup meresahkan pengendara motor, terutama bagi perempuan.
”Kami telah menyebar anggota ke titik- titik yang dianggap rawan teror. Begitu juga dengan patroli setiap malam, terus dilakukan,” ucap Mulyanto mewakili Kapolres AKBP Kusumo Wahyu Bintoro.
Polisi juga telah mengambil rekaman dari kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian maupun di wilayah Boyolali Kota. Namun, belum bisa menemukan gerak-gerik pelaku.
"Mulai Teras sampai batas Kota Boyolali, rekaman kamera CCTV-nya sudah kami periksa. Namun, belum bisa menunjukkan pelakunya, motornya apa, plat nomornya berapa,” ujar Mulyanto.
Diberitakan sebelumnya, warga Boyolali dibuat resah dengan teror pelemparan kotoran sapi. Saat berkendara di jalanan, para korban tiba-tiba dilempar kotoran sapi oleh orang tak dikenal yang langsung kabur. Hingga saat ini, sudah ada beberapa korban teror tersebut. Rata-rata korban adalah perempuan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
