Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 April 2019 | 20.17 WIB

YIA Beroperasi, Kemenpar Targetkan Gaet 2 Juta Wisman

Pembangunan Yogyakarya Internasioal Airport terus dikebut menjelang dioperasikan perdapa pada Senin (29/4) mendatang. Rencananya pesawat yang pertama kali mendarat adalah pesawat yang terbang dari Tiongkok. (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Pembangunan Yogyakarya Internasioal Airport terus dikebut menjelang dioperasikan perdapa pada Senin (29/4) mendatang. Rencananya pesawat yang pertama kali mendarat adalah pesawat yang terbang dari Tiongkok. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA) diharapkan memberikan dampak terhadap banyak sektor. Salah satunya adalah meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jogja. Kemenpar menargetkan bisa mendatangkan 2 juta orang.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenpar Guntur Sakti menyatakan, pengoperasian YIA akan meningkatkan jumlah wisatawan di sekitar Jogja. Khususnya Borobudur. ''Sebelumnya ditargetkan 1 juta wisatawan bisa meningkat mencapai 2 juta,'' tutur Guntur. Itu hanya wisatawan asing. Wisatawan domestik diharapkan lebih banyak.

Wisata ke Jogja tentu harus diimbangi dengan aksesibilitas yang bagus. Letak bandara di sisi selatan, berbatasan dengan Purworejo, membutuhkan sarana transportasi yang memadai. Pemerintah telah membuka koneksi antarmoda. Mulai kereta, bus, hingga taksi.

Kemenpar juga membuat destinasi baru. Pada Februari lalu, Menpar Arief Yahya meresmikan Glamping De Loano. Tempat tersebut adalah bagian dari nomadic tourism di Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Hal tersebut menjadi penunjang program strategis Kementerian Pariwisata yang sedang mengembangkan 10 destinasi pariwisata prioritas, salah satunya Candi Borobudur.

Photo

Peresmian pesawat Yogyakarta Internasional Airport (YIA) karena belum ada konfirmasi dari pihak Istana kepresidenan. (Hanung Hambara Jawa Pos)

Sayang, rencana peresmian YIA pada 29 April tertunda. VP Corporate Secretary PT Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan menyatakan bahwa pengoperasian ditunda hingga waktu yang belum bisa ditentukan. ''Informasi dari protokol presiden dan Kementerian Perhubungan,'' ujarnya.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hengki Angkasawan membenarkan ada penundaan pengoperasian YIA. Penundaan itu disebabkan perintah istana. ''Teknis sudah siap,'' ucap Hengki.

Selain pembangunan bandara, akses penghubung antarwilayah penting di sekitar YIA tengah disiapkan. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan, YIA akan terhubung dengan akses tol Bawen-Jogjakarta dan Jogjakarta-Solo. ''Jalan tol Jogjakarta-Solo tahun ini segera memasuki tahap tender,'' kata Basuki.

Selain itu, Basuki menyatakan bahwa akses jalan provinsi menuju Borobudur akan terus dilebarkan. Yakni, daerah Kertorejo dan Sentolo. Begitu turun di YIA, mereka bisa langsung menuju Borobudur.

Photo

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore