
Photo
JawaPos.com - Calon anggota legislatif (caleg) yang satu ini agaknya mulai stres. Sudah habis uang banyak buat membagikan beras kepada 150 orang pemilih, caleg dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berinisial DA ini malah tidak meraup suara secara signifikan.
Akibatnya, impian untuk duduk di kursi legislatif pun melayang. Padahal, bagi-bagi beras itu sudah dilakukannya kepada warga di kawasan Kelurahan Telaga Sari, jauh sebelum masa kampanye.
"Pembagiannya sebelum masa kampanye, udah lama. Dapatnya itu ada 150 orang. Dia nyuruh kumpul KTP untuk mengajukan berasnya," beber salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya dikutip dari Balikpapan Pos (Jawa Pos Group), Minggu (28/4).
Tentu saja, mereka yang menerima beras diharapkan akan memberikan suaranya dan mencoblos DA sebagai imbalan. Eh, setelah masa pencoblosan, ternyata suara yang diperoleh tidak sesuai harapan. Akhirnya sang caleg meminta kembali beras yang telah diterima warga.
"Pokoknya beras itu sekitar 150, dia minta kembalikan semuanya. Yang pastinya dia minta dipilih, ternyata nggak sesuai ekspektasinya," sambung dia.
Warga yang sudah menerima beras tentu saja kebingungan, karena pemberian itu sudah dikonsumsi. Sampai sekarang baru dua orang yang menyatakan berniat mengembalikan beras yang diterima dari DA.
"Pusing kami, karena berasnya kan sudah dibagi. Sudah hubungi warga tapi kayak apa, beras sudah dimakan. Ada aja sih yang mau mengembalikan, saat ini baru dua orang yang mau kembalikan,” ungkapnya.
Sumber Balikpapan Pos (Jawa Pos Group) mengatakan, tentu warga yang telah menerima pemberian beras dari sang caleg menjadi kecewa berat. Mereka menilai DA tidak ikhlas dalam memberi.
Saat dikonfirmasi, Ketua PDIP DPC Balikpapan Thohari Azis mengatakan, belum mengetahui hal tersebut. Dia terkejut dan membantah adanya pembagian beras kepada warga sebagai iming-iming untuk memperoleh suara.
"Yang jelas, PDIP tidak bagi-bagi beras," tegasnya.
Lebih lanjut Thohari mengimbau kepada para caleg agar selalu sabar dan ikhlas atas semua hasil yang diterima. "Kalau berjuang yang ikhlas. Malu udah diberikan, ya, diikhlaskan saja. Semoga menjadi ladang amal. Insya Allah, akan diganti dengan kebaikan-kebaikan yang lain," pungkas dia.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
