
Photo
JawaPos.com - Kawasan Industri Batamindo (KIB) di Kecamatan Sungai Beduk, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mendadak ramai dalam seminggu terakhir. Banyak masyarakat yang ingin menyaksikan bunga Tabebuya yang kini sedang mekar. Tak sedikit dari mereka yang berfoto untuk mengabadikan momen tersebut.
Security di KIB Agus Andriyanto mengatakan, setiap harinya banyak masyarakat yang datang. Mulai anak sekolah, muda-mudi, hingga orang tua. Kehadiran warga mempengaruhi arus lalu lintas dikawasan industri tersebut.
Masyarakat yang datang umumnya dengan kendaraan roda dua. Mereka memarkirkan kendaraan di badan jalan sehingga mempersempit perlintasan. Belum lagi banyaknya massa yang melintas membuat kendaraan tidak bisa melaju dengan cepat.
Meski demikian, kondisi tersebut bisa dimaklumi karena memang bunga Tabebuya tidak selalu mekar dalam jumlah banyak seperti sekarang setiap tahunnya.
"Tahun ini mekarnya banyak. Tahun lalu cuma sedikit. Siklusnya tiap lima tahun sekali. Jadi wajar kalau ramai yang datang," kata Agus, Senin (15/4).
Sabtu (13/4) dan Minggu (14/4), menjadi hari paling ramai selama seminggu bunga Tabebuya mekar. Hari libur benar-benar dimanfaatkan masyarakat untuk mengabadikan momen mekarnya bunga yang ditanam di KIB sejak 1993.
Photo
Masyarakat Batam memanfaatkan momen mekarnya bunga Tabebuya di Kawasan Industri Batamindo untuk berfoto. (Bobi Bani/JawaPos.com)
Bunga berwarna merah muda, merah, dan putih itu tidak hanya ditanam di tepi jalan. Ada pula yang berada di lapangan dan menjadi titik kumpul massa. Mereka yang telah selesai mengabadikan momen bersama bunga Tabebuya kemudian bersantai di kawasan lapangan.
Agus menambahkan, kondisi ini tidak akan berlangsung lama. Sebab memang bunga Tabebuya mekar hingga sekitar 15 hari. Sehingga dalam seminggu ke depan, kondisi kawasan industri akan kembali normal.
Sementara itu, Manager General Affair Batamindo Tjaw Hoeing menjelaskan, sebanyak 1.836 pohon ditanam di KIB oleh divisi estate Batamindo. Tabebuya ditanam untuk menjaga keasrian kawasan industri.
Salah satu warga yang ditemui di KIB Rully Dian, 23, mengatakan, momen mekarnya bunga Tabebuya dalam jumlah banyak yang tidak setiap tahun memang menjadi daya tarik tersendiri. Ia mengaku sengaja datang untuk mengambil gambar bunga yang tengah mekar. "Tahun depan belum tentu banyak mekarnya," kata warga Kecamatan Sungai Beduk itu.
Photo

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
