
Rosmawati (tengah) saat ditangkap polisi usai menggorok leher suaminya.
JawaPos.com- Rosmawati Nduru nekat membunuh suaminya sendiri, Naatulo Laia, 36. Nyawa Naatulo melayang usai lehernya digorok dengan pisau dapur.
Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi mengatakan, pengungkapan kasus pembunuhan itu berawal saat polisi menerima laporan temu mayat laki-laki, Jumat (22/2), sekitar pukul 16.00 WIB.
"Mayat itu ditemukan dengan kondisi leher nyaris putus akibat benda tajam. Lokasi ditemukan di Perumahan Divisi IV PT Mal Ini Desa Pangkalan Panduk, Kecamatan Kerumutan," kata Kaswandi, Sabtu petang (23/2).
Setelah mendapatkan informasi tersebut, Polsek Kerumutan langsung menuju ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hasilnya, diketahui bahwa sebelum tewas, korban sempat bertengkar dengan istrinya yang tak lain adalah Rosmawati.
"Kemudian istri korban diamankan. Awalnya dia mengaku telah bertengkar. Korban mengambil pisau dan mengarahkan pisah tersebut ke arah istrinya untuk ditusuk, namun saat itu istrinya mengelak dengan cara menangkis sehingga mengenai leher suaminya," imbuh Kaswandi.
Namun, polisi melakukan penalahaan lebih lanjut. Dari dua liang luka bekas tusukan yang terdapat di leher korban, tidak ditemukan adanya tanda bekas perlawanan. "Kemudian kami lakukan interogasi lanjutan, akhirnya dia mengaku membunuh suaminya saat sedang tidur di dalam kamar," bebernya.
Akhirnya polisi membawa Rosmawati bersama barang bukti untuk penyidikan lebih lanjut. Adapun barang bukti yang diamankan antara lain pisau dapur gagang coklat yang berada dekat leher korban, bantal yang ditemukan di bawah pohon pisang, sarung bantal di kamar mandi.
"Jadi setelah membunuh suaminya, pelaku ingin menghilangkan jejak dengan mencuci bantal dan sarung bantal yang sudah berlumuran darah," ujarnya.
Kepada polisi, Rosmawati mengaku nekat menghabisi nyawa suaminya lantaran sudah tidak tahan lagi. Selama ini, pasutri asal Nias itub kerap bertengkar.
"Jadi, diduga istri korban dendam. Istrinya sering disalahkan, sering diancam akan dibunuh. Saat ini kejadian pembunuhan tersebut dilakukan penyidikannya oleh Polsek Kerumutan dengan di-back up Satreskrim Polres Pelalawan," tutup perwira polisi dengan dua melati di pundak tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
