
Photo
JawaPos.com - Kasus gantung diri yang dilakukan Sintiawati (14) warga Jalan Sunu IV, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (3/12), mendapat perhatian publik. Sebelum kejadian, korban sempat dimarahi ibunya karena merusak ponsel ayahnya.
Menurut pakar psikologi, merusak ponsel diduga bukanlah satu-satunya alasan korban nekat menghabisi nyawanya sendiri. Melainkan, merusak ponsel hanya pemicu bunuh diri.
Dosen Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM), Dianovita mengatakan, korban itu diduga mengalami depresi berat. Kemungkinan besar, korban selalu dimarahi dan menjadi beban untuk sang anak.
"Tidak mungkin kalau hanya masalah merusak ponsel dia melakukan hal yang demikian. Ada kemungkin anak itu orang tertutup sehingga dia merasa menanggung semua bebannya sendirian," jelasnya.
Dianovita mengatakan, kondisi psikologis remaja perempuan memang kerap emosional. Oleh karena itu, menghadapi anak remaja itu harus dengan pendekatan tertentu.
"Kita juga harus memberikan pengertian yang baik bagaimana sikap yang harus dia ambil dalam menyelesaikan masalah," ucap Dian. (mp11/eka/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
