
PUJIAN PINGGIR JALAN: Lagu-lagu Natal dinyanyikan para waria sambil membawa lilin yang dipimpin Yoyo (kiri) di pinggir Jalan Irian Barat.
JawaPos.com BANJARMASIN – Prevalensi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) terjadi pada kelompok transgender atau yang dikenal dengan waria.
Karenanya, Ketua Ikatan Waria Banua (IWB) Banjarmasin Transgender Solidarity (Banjaraty) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan terus melakukan kampanye.
Selain itu, para waria juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. "Tiap tiga bulan kami diperiksa. Rutin kok, dari kalangan kami sih tidak ada,” kata Ketua IWB, Susan seperti yang dilansir Prokal (Jawa Pos Group), Selasa (1/12).
Untuk mengamankan diri mereka dari HIV, Susan juga mengaku setiap bulannya mereka rutin mendapatkan bantuan berupa kondom gratis dari pemerintah sebanyak 296 kondom.
“Tiap bulan kami dapat dua box, satu box isinya 148,” jelasnya.
Bagaimana cara memberitahu kepada sesama waria? “Kalau tidak mau tertular HIV, ya pakai kondom,” jelasnya.
Lain lagi dengan Resya, transgender yang satu ini mengatakan, partisipasi IWB ini sudah dilakukan setiap tahun bersama dinas terkait di Kota Banjarmasin.
Keikutsertaan puluhan transgender di Banjarmasin ini diharapkan tidak ada lagi yang memandang komunitas kami sebelah mata.
“Selama ini waria dianggap sampah masyarakat, padahal kita bersih dari AIDS, karena kita ini sehat,” timpalnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Diah R Praswati menjelaskan, pihaknya terus melakukan pendekatan kepada populasi yang berisiko tinggi, seperti melakukan seks sebelum menikah, tidak setia pada pasangan, tidak menggunakan kondom pada hubungan seks, menggunakan narkoba suntik dan bergilir, serta penyuka sesama jenis.
“Mereka ini rentan, makanya kami dekati. Kami tawarkan untuk pemeriksaan HIV secara gratis,” tandasnya. (eka/awa/jpg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
