
KAJIAN : Sejumlah peserta HMI sedang menerima kajian tentang instrument pengetahuan manusia oleh salah satu peserta HMI di depan halaman Gelanggang Remaja, Jalan Jendral Sudirman,Pekanbaru Rabu (25/11/2015).
JawaPos.com PEKANBARU - Hingga hari keempat setelah pembukaan kongres Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) ke XXIX di Riau pada, Ahad (22/11) lalu, hingga Rabu (25/11) malam belum ada agenda sidang yang dilaksanakan satu pun.
Jadwal sidang yang telah dibuat panitia seharusnya sudah dilaksanakan sejak, Senin (23/11) pagi.
Alhasil, kegiatan kongres yang 'menyusu' pada APBD Provinsi Riau sebesar Rp 3 Miliar tidak jelas pelaksanaannya. Pantauan di Riau Pos (Jawa Pos Grup) dilokasi sidang yakni GOR Remaja di Jalan Sudirman Pekanbaru, dimana menurut panitia sidang akan dilaksanakan Selasa (24/11) siang, namun hingga malam hari juga belum kunjung dilaksanakan.
Kemudian sidang kembali dijadwalkan pada Rabu (25/11) namun hingga pukul 21.00 WIB juga belum ada tanda-tanda akan dimulai.
Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kepulauan Riau (Kepri), Munawir Mattareng memastikan bahwa jadwal kongres yang seharusnya sudah selesai pada Kamis (26/11) akan molor.
Pasalnya pada Rabu malam, pihaknya baru akan melaksanakan tahapan pembahasan tata tertib, kemudian dilanjutkan dengan sidang pleno II.
"Jadwal sidang yang seharusnya selesai pada hari Kamis dipastikan molor, jadi belum bisa selesai hari kamis. Untuk itu kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan juga Polda Riau untuk pengamanannya. Kalau untuk kapan jadwal pemilihan ketua umum PB HMI belum dapat kami pastikan, karena masih harus mengikuti beberapa prosedur yang ada," jelasnya.
Salah seorang kader HMI asal Provinsi Jambi, Ridwan mengaku cukup kecewa dengan keterlambatan agenda yang ada. Menurutnya hal itu membuktikan masih belum siapnya panitia dalam melaksanakan kegiatan. Hal itu juga yang menurutnya membuat sempat terjadi kerusuhan.
"Seharusnya kalau meminta menjadi tuan rumah, pantia harus siap. Tidak seperti ini keadannya, kami rencana besok (hari ini,red) akan kembali ke Jambi. Kami tidak mengikuti kegiatan ini sampai selesai," ujarnya.
Sementara disisi lain, Sekretaris Majelis Pengawas dan Konsultasi Himpunan Mahasiswa Islam, Syarif Achmad mengatakan molornya kongres karena perlu rumusan baru dan peran HMI dalam mewujudkan kedaulatan bangsa.
"Salah satu agenda besar dalam Kongres HMI, adalah mengevaluasi investasi asing di sektor sumber daya alam, salah satunya keberadaan PT Freeport," katanya. (sol/dac/ndi/jpg)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
