
512 Desa Dilanda Kekeringan
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim telah mengeluarkan dana Rp 4 miliar guna mengatasi kekeringan di Jawa Timur.
Dana itu digunakan untuk droping air bersih ke daerah-daerah yang mengalami kekeringan parah.
“Bantuan kami bersifat kondisional dan bervariatif bergantung pada tingkat keparahan,” ujar Kepala BPBD Jatim Sudarmawan seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Jumat (30/10).
Pengelolaan bantuan sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota. BPBD Jatim juga menerima bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Bantuan itu berupa pengadaan sarana dan prasarana. Di antaranya, pengadaan sumur bor dan pemipaan. Sejauh ini bantuan tersebut telah ada di 44 titik se-Jatim.
“Pengelolaannya juga kami serahkan ke pemerintah setempat,” jelas pria yang akrab dipanggil Darmawan itu. Darmawan menerangkan bahwa terdapat 26 kabupaten yang dilanda kekeringan.
Sebanyak 512 desa di 24 kabupaten ditangani oleh BPKD. Daerah tersebut dipisahkan menjadi empat wilayah, yakni barat, timur, utara, dan selatan. Bagian timur meliputi Banyuwangi, Lumajang, Jember, dan Probolinggo.
Bagian barat adalah Jombang, Nganjuk, Pacitan, Ponorogo, Ngawi, dan Madiun. Wilayah utara meliputi Gresik, Lamongan, dan Bojonegoro. Wilayah selatan adalah Blitar, Tulungagung, dan Trenggalek.
“Daerah terparah berada di Madura, Madiun, Ponorogo, Pacitan, dan Ngawi,” tuturnya.
Sehubungan dengan kebakaran hutan di 60 titik di Jatim, Darmawan mengatakan bahwa semuanya telah padam. “Gunung Lawu telah padam. Argopuro juga telah sebulan lalu padam. Juga Gunung Selak yang masuk ke Taman Nasional Gunung Bromo dan Semeru,” terangnya.
Meskipun begitu, kewaspadaan tetap ditingkatkan. Setiap hari BPBD daerah bersama TNI dan Polri selalau berpatroli untuk mengecek titik-titik api yang sewaktu-waktu bisa muncul.
Darmawan menjelaskan bahwa pihaknya dan BMKG bekerja sama dengan menaruh delapan hot spot di delapan kabupaten.
Hot Spot itu bersambung dengan satelit dan dapat mendeteksi dini panas Bumi yang bersuhu 42 derajat Celsius hingga lebih. Sebab, suhu 42 derajat Celsius memiliki kerawanan untuk memunculkan titik api. Delapan hot spot ini terdapat di Lumajang, Trenggalek, Banyuwangi, Malang, Jember, Situbondo, dan Lumjang. (dia/iku/awa/jpg)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
