
Photo
JawaPos.com - Kasus penganiayaan yang diamali Chika Chaerunisa, siswi SDN Bintara 2 Kota Bekasi, Jawa Barat, ternyata sudah lama. Akibatnya, korban mengalami trauma saat di kelas.
Korban mengaku sudah lama dan berulang kali di-bully teman lelaki sekelasnya. Tepatnya sejak duduk di bangku kelas lima atau enam bulan yang lalu. Selama itu, baru terungkap Rabu (21/10) lalu, setelah korban bercerita kepada orang tuanya.
"Saya dipukul, dikatain burik. Dipukul terus. Yang mukul banyak,” sebut Chika seperti yang dilaporkan Radar Bekasi (Jawa Pos Group).
Chika juga menyebut mereka pernah memecahkan telur (diceplok) pada kepalanya. Pernah pula hendak didorong dari lantai dua kelasnya, namun beruntung ada guru yang lewat.
"Saya takut duduk di kelas. Kalau istirahat saya tidak pernah di dalam. Mereka mengusir saya. Jadi harus menunggu Bu Guru datang," kata anak 11 tahun ini.
Perlakuan tidak menyenangkan sepuluh teman laki-lakinya biasa dilakukan saat jam pelajaran menggambar seperti Rabu (21/10) lalu. Di mana sang guru setelah menugaskan meningalkan kelas. Atau aksi usil teman-temnnya biasa dilakukan saat setelah jam istrirahat. (dat/hsn/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
