
Ilustrasi
JawaPos.com - Dampak kemarau panjang, warga Desa Bondan, Kecamatan Sukagumiwang, Indramayu, Jawa Barat, kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga harus membeli air.
Karena warga tidak memiliki sumber air bersih. Imbasnya, mereka mengeluarkan tambahan biaya sekitar Rp 25 ribu per hari hanya untuk kebutuhan mandi cuci dan kakus (MCK) dan masak. Kondisi ini berlangsung sudah hampir dua bulan.
“Kami per hari keluar uang cuma buat air. Krisis air juga kan imbas dari penutupan sungai (Cimanuk, red), seharusnya ada kompensasi buat warga,” ujar Irman (27), warga Blok Tukwulu kepada Radar Cirebon (Jawa Pos Group), Rabu (21/10).
Irman mengungkapkan, satu orang bisa menghabiskan satu jeriken air dengan harga Rp 2.500 untuk satu kali mandi. Biasanya, dalam sehari warga membeli dua kali pada pagi dan sore untuk MCK.
Sedangkan untuk minum dan masak, warga menggunakan air isi ulang. Per hari rata-rata butuh dua galon per kepala keluarga. Apalagi cuaca belakangan ini sangat panas. “Kalau ditotal, iritnya Rp 25 ribu per kepala keluarga,” tutur dia. (oni/hsn/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
