
Yudhi Akbar Rizky dan Lutfi Rahmawati
JawaPos.com - Kasus kematian dua mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya mengagetkan banyak pihak. Karena kematiannya hampir bersamaan saat mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar (diklatsar) Mahasiswa Pencinta Alam Sunan Ampel (Mapalsa).
Rektor UINSA Surabaya Prof Abdul A'la menyatakan, turut berduka dalam musibah kematian yang menimpa dua mahasiswanya. Selain bertanggung jawab penuh atas kejadian itu, pihaknya akan mengevaluasi sistem perekrutan peserta baru Mapalsa.
"Kami akan melakukan evaluasi. Sebab, musibah ini baru terjadi kali ini setelah 24 tahun mengadakan pelatihan yang sama," ungkapnya seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group).
A'la menuturkan, pihaknya siap menjalani proses hukum dan mengikuti proses penyelidikan kepolisian atas kasus tersebut. Hanya, kata dia, setelah pihaknya melakukan kriscek, memang tidak ada yang salah dalam proses perekrutan tersebut.
Menurutnya, sebelum berangkat panitia sudah memeriksakan kondisi psikologis dan kesehatan peserta. Panitia juga membawa para peserta untuk memriksakan kesehatan di Puskesmas Jagir, Surabaya. "Dokter menyatakan bahwa semuanya sehat dan bisa mengikuti diklat tersebut," terangnya.
Seperti yang diketahui, Yudhi Akbar Rizky (18) warga Sukolilo Park Regency Kav 1/16 dan Lutfi Rahmawati (19), warga Barata Jaya 7/41, Surabaya, tewas saat mengikuti diklatsar Mapalsa di Lembah Kera, di Wana Wisata Sumuran RPH Rejosari Dusun Bekur, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Sabtu (17/10) lalu. Kedua jenazah langsung dimakamkan, karena keluarganya tidak mau diautopsi. (c1/no/hsn/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
