Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Oktober 2015 | 21.04 WIB

Sadis! Pemuda Ini Ditikam, Pisaunya Diputar-Putar di Dalam Leher

Polisi menunjukkan lokasi kejadian penikaman yang menewaskan ABK Kapal Layar Motor Usaha Bersama. - Image

Polisi menunjukkan lokasi kejadian penikaman yang menewaskan ABK Kapal Layar Motor Usaha Bersama.

JawaPos.com- Bakri (29) sudah tak bernyawa saat ditemukan di geladak Kapal Layar Motor (KLM) Usaha Bersama, Minggu (18/10). ABK ini tewas bersimbah darah dan cat berwarna putih. Sebagian sudah mengering. Pria jangkung yang beralamat di Jalan Wolter Monginsidi, Pekalong Ulu RT 29 Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat itu rupanya menjadi korban penikaman yang dilakukan rekannya sendiri.



"Kejadiannya tiba-tiba Bakri diserang pelaku, saya mau melerai tapi pelaku mengancam saya pakai sajam,” ujar Kapolsek Balikpapan Barat Kompol Supriyanto  menirukan pengakuan Awaludin yang menjadi saksi mata penikaman di tempat kejadian perkara (TKP).



Bakri meninggal karena kehabisan darah. Tiga luka tikaman dengan ukuran cukup besar di bagian pinggang dan leher terus mengeluarkan darah. Di TKP, darah menggenang tepat di bagian kepala. Dua luka di bagian leher bagian kanan yang paling parah. Kemungkinan pelaku menusuk sambil memutar pisau dapur yang sudah terbenam.



Jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kanujoso Djatiwibowo untuk keperluan autopsi. Awaluddin yang menyaksikan perkelahian berdarah itu tak mampu melerai, pelaku yang kini buron beringas. Sementara rekan korban lainnya, Zainal (35) mengatakan beberapa ABK sedang libur, tak banyak yang menyaksikan pertarungan berdarah itu.



“Saya tidak tahu persis kejadian  itu, soalnya pada saat kejadian saya menerima telepon dari teman yang bilang Bakri ditikam, jadi saya langsung ke dermaga, sampai di sini  (dermaga, Red) saya nggak ketemu lagi sama Bakri karena sudah dibawa ke rumah sakit,” kata pria berkumis tipis ini ketika di temui di lokasi kejadian.



Bakri diketahui baru dua hari bekerja di KLM Usaha Bersama. Sebelumnya ia dipindah dari salah satu kapal lain, karena terlibat masalah dengan ABK lainnya yang tak lain adalah pelaku. Setelah kejadian, saksi mata lain melihat pelaku berjalan terburu-buru. Tapi tak ada yang tahu kecuali saksi mata di lokasi kejadian jika pria yang berinisial AR itu baru saja membunuh.



“Dia (pelaku, Red) berjalan dengan tergesa-gesa, berhubung saya tidak tahu, ya saya diam saja,” kata Mariono (62) pemilik warung yang berada tepat di depan dermaga SBM yang juga ketua RT  Kariangau.



Beberapa pengendara yang melintas di Jalan Hasanuddin satu per satu berusaha distop pelaku. Tapi tidak satu pun berhenti. Sekitar 100 meter berjalan dari tempatnya menyetop kendaraan, seorang pengendara motor akhirnya dihentikan paksa. “Langsung menaiki saja,” kata Mariono.



Kapolsek Balikpapan Barat Kompol Supriyanto belum bisa berkata banyak tentang duduk permasalahan hingga memicu penikaman itu. “Dari beberapa saksi yang ada di TKP, tersangka AR sengaja datang, dan terjadi penikaman, kalau dilihat dari motifnya ini adalah pembunuhan berencana, tapi pastinya kami masih melakukan proses pengembangan,” kata Supriyanto.



Pria berpangkat tiga balok di pundak ini membenarkan, barang bukti berupa pisau dapur telah diamankan dari lokasi kejadian. “Kami melakukan penulusuran di sekitar 100 meter dari  TKP, kami temukan pisau dapur yang digunakan AR untuk membunuh Bakri,” sambungnya.



Ditambahkan, barang bukti yang terbuat dari besi tipis itu juga terlihat bengkok. Diduga diayunkan demikian kuat oleh pelaku saat menikam korban. Polisi menjerat AR dengan pasal 338 KUHP, tentang pembunuhan. “Perbuatan tersangka menikam  korban dikategorikan pembunuhan, karena itulah AR dikenai pasal 338 KUHP,” terangnya lagi. (bp-24/wwn/jpg)

Editor: wawan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore