
Ketua RW 1 desa Babakan Asem, Muid (kiri) dihadiri salah satu anak yatim yang tertera didata penerima santunan, Ahmadi (berpeci) menjelaskan tidak pernah menerima bantuan dari Pemprov Banten.
MAU tahu, bagaimana modus penggelapan Bansos tidak terencana 2014? Berdasarkan pengakuan salah satu tenaga honorer di Biro Kesra dengan memalsukan bukti tandatangan penerima. Istilahnya “dibatik”.
Selain itu, dengan menyunat dana. Menurut dia, banyak amplop yang dibagikan kepada Odha dan anak yatim nilainya lebih kecil dari yang seharusnya diberikan. “Ada yang memang isinya Rp3 juta, Rp2,5 juta. Tapi banyak juga yang isinya cuma Rp1,5 juta.
Kami saat itu hanya bertugas membagikan amplop yang sudah disiapkan. Di luar amplop tertulis, isi uang yang ada di dalamnya. Jumlahnya beda-beda. Sementara dalam laporan, nilainya tertulis sama semua," katanya.
Di akhir tahun 2014, sejumlah TKS diminta membantu bendahara membuat laporan keuangan Bansos tidak terencana. Tugasnya membuat tandatangan yang contohnya sudah disiapkan oleh bendahara.
”Setelah pengarsipan, kami disuruh menandatangani ratusan berkas sebagai bukti penerimaan Bansos di rumah bendahara. Di sana banyak sekali tumpukan berkas tandatangan yang berisi contoh tandatangan penerima Bansos yang sudah disiapkan," katanya.
"Kerja hingga malam. Kami hanya diberikan uang Rp150 ribu sebagai uang transport," sambungnya.
Tenaga honorer lain, yang mengaku dilibatkan dalam proses penyaluran Bansos juga tidak tahu berapa jumlah pasti yang menerima Bansos 2014. Dirinya hanya bertugas membawa tas besar yang berisi uang ratusan juta setiap proses penyaluran Bansos kepada anak yatim.
"Saya cuma bertugas membawa uang dan membagikannya pada calon penerima bantuan. Tidak tahu soal laporan keuangannya. Kami pun tidak pernah menerima honor selama menyalurkan bantuan," ungkapnya. (mg-12/asp)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
