Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 November 2016 | 08.21 WIB

Digulung Ombak, Bocah SD Tenggelam

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com BENGKULU-  Raju Sanjaya (10), bocah kelas 3 SDN 41 Kota Bengkulu diduga tewas setelah tenggelam digulung ombak saat mandi di sekitaran Pantai Panjang Ujung, tepat di depan Hotel Pasir Putih, Minggu (6/11) sekitar pukul 10.00 WIB. 



Sebelum tenggelam, korban diketahui pergi ke pantai dengan satu orang temannya Aditio Saputra Pratama (10). Dua bocah ini sempat bermain-main sembari mencari kayu api disekitar lokasi kejadian. 



Sampai akhirnya Raju memutuskan mandi meski saat itu kodisi air laut sedang pasang dan ombak besar. Dari pengakuan Aditio Saputra Pratama, ia sempat melarang Raju agar tidak terlalu ke tengah saat mandi. 



Namun saran dari sahabatnya itu tidak didengarkan Raju. Tidak lama setelah itu, tubuh Raju terseret ombak dan hilang bersamaan dengan gemuruh ombak Pantai Panjang.



"Pertama kami mandi hanya dipinggir, kemudian Raju ke tengah. Saya bilang, tidak usah ke tengah nanti tenggelam. Setelah itu, dia langsung ke seret ombak, saya langsung minta tolong sama om-om yang tidak jauh dari tempat kami," jelas Tio sapaan akrabnya sepeti dikutip Bengkulu Ekspress (Jawa Pos Group), Senin (7/11).



Warga sekitar yang mendengar permintaan tolong Tio sempat berusaha mencari Raju. Namun usaha itu sia-sia karena ombak yang terlalu besar dan air masih pasang. 



Beberapa warga kemudian mengantarkan Tio ke rumah orang tuanya di Lempuing sekaligus memberikan kabar jika Raju tenggelam. 



Sekitar pukul 11.00 WIB, Nova Wijaya ibu kandung Raju, nenek dan bibinya datang ke lokasi kejadian sembari berteriak histeris, bahkan ibu kandung sampai pingsan setelah tahu anaknya belum ditemukan. 



Dari keterangan Reshi, bibi Raju, orang tua Raju sudah bercerai sekitar 5 tahun lalu. Saat ini ia tinggal dengan ibunya di Jalan Merapi 12, Kebun Tebeng, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu. 



Sementara Irawan, ayah kandung Raju tinggal di Lempuing. Sebelum kejadian Raju pergi bermain ke rumah ayahnya. Ia kemudian main ke pantai dengan Tio yang merupakan anak dari isteri baru ayah Raju. Sangat disayangkan, mereka pergi berdua tanpa diawasi orang tua.



"Raju memang main ke rumah ayah kandungnya hari minggu. Kami dapat kabar dia tenggelam jelas shock, histeris apalagi ibunya," terang Reshi.



Tim dari Tagana Provinsi Bengkulu, BBPD Kota Bengkulu, Polair, Basarnas dan Polda Bengkulu datang ke lokasi sekitar pukul 12.30 WIB. Mereka membawa 5 unit perahu karet dengan mesin tempel. Satu persatu perahu karet kemudian diturunkan menyisir sekitaran lokasi tenggelamnya korban. 



Kondisi ombak yang tinggi ternyata menjadi kendala tim untuk mencari korban. Sampai pukul 18.00 WIB korban belum ditemukan.(167/nas/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore