
Ilustrasi
JawaPos.com - Angka pencurian motor yang terbilang masih tinggi ternyata masih menggunakan modus lama untuk mempercepat melepas barang bukti. Motor curian dijual murah dengan lokasi jauh dari locus delicti atau tempat kejadian. Tak hanya itu, pelaku juga masih ada yang menukarkan motor curian ini dengan barang haram, ganja. Hal ini terungkap saat Polsek Abepura menggelar konferensi pers usai penangkapan dua pelaku pencurian motor berinisial HD dan AE.
Dilansir dari Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group), keduanya ditangkap di tempat berbeda, HD ditangkap di Abe sedangkan AE ditangkap di Pasar Lama Abepura, ketika membawa motor curiannya. Keduanya tak bisa berkutik setelah kedua barang bukti ditunjukkan dan kini HD dan AE resmi menjadi tersangka. Dalam pers release yang dilakukan Kapolsek Abepura, Kompol Arnolis Korowa didampingi Kanit Reskrim Iptu Fatah terungkap bahwa untuk kasus HD, ia mencuri motor milik kakaknya jenis Yamaha Jupiter bernama Koni kemudian motor tersebut dijual ke Sarmi. Sedangkan AE mencuri motor Yamaha Mio di Puskesmas Abepura milik Ismawati.
Keduanya ditangkap pada Minggu (26/3) pekan kemarin dan Polisi juga berhasil mendatangkan motor Yamaha Jupiter dari Sarmi. "Ini bukti kami tak tinggal diam, meski kasus pencurian motor masih tinggi, tapi upaya kami juga ada dan satu persatu kami sikat," kata Kapolsek Abepura, Kompol Korowa.
Pihaknya menyatakan bahwa untuk pelaku Curanmor dan Curas, pihaknya memastikan tidak memberi toleransi lagi apalagi penadah. Menurut Korowa jika motor normal dijual dengan harga Rp 2 atau Rp 3 juta, maka patut dicurigai jika motor tersebut adalah hasil pencurian.
Kanit, Iptu Fatah menambahkan AE merupakan pemain lama dengan modus yang sama. Mencuri di kota kemudian diarahkan ke tempat penadah di wilayah Keerom dengan barter ganja. "Kami masih mengejar penadahnya dan menegaskan penyampaian sebelumnya bahwa siapapun pelaku Curas dan penadah kami akan melakukan penindakan tegas dan terukur," ucap Fatah.
Pihaknya juga mensinyalir bahwa dari tangan AE masih ada barang bukti lain, bahkan lebih dari 10 unit. Namun semua masih dalam pengembangan. "AE merupakan pemain lama dan ia ditangkap setelah terekam CCTV dan kami lakukan pengintaian serta pengejaran. Semoga ada barang bukti lain yang bisa ditemukan," pungkasnya. (ade/tri/sad/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
