Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Maret 2017 | 13.17 WIB

Serempetan Motor, Warga Madura Carok, Bagian Tubuhnya Putus!

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

JawaPos.com - Tensi emosi masyarakat sedang tinggi. Bayangkan, hanya gara-gara terserempet saat mengendarai sepeda motor, dua warga asal Dusun Palalangan, Desa Sambakati, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, terlibat perkelahian kemarin (25/3). 



Keduanya adalah Suhari, 27, dan Mattasan, 50. Mereka masih bertetangga. Peristiwa tersebut terjadi pukul 09.30. Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, Suhari dan Mattasan sempat cekcok mulut di jalan desa setempat. 



Hal itu terjadi setelah mereka serempetan saat mengendarai motor. Keduanya sama-sama tidak mau mengalah. Cekcok berkepanjangan tidak bisa dilerai warga. 



Menurut warga setempat, Suhari bersama anaknya yang masih berusia 2 tahun naik sepeda motor untuk membeli nasi. Berjarak sekitar 10 meter, tepatnya di depan rumah Enti, 55, warga setempat, motor Suhari bersenggolan dengan motor Mattasan. 



Suhari sempat menegur Mattasan dengan nada datar. Cekcok pun terjadi. Keduanya sempat berkejaran dengan sepeda motor. Di tengah jalan, Mattasan berbalik pulang ke rumahnya.



Selang beberapa jam, Mattasan datang ke rumah Suhari dengan membawa celurit. Mattasan berkali-kali memanggil Suhari agar keluar dari rumah. Beberapa menit kemudian, Suhari keluar dengan membawa parang. Duel keduanya tak terelakkan. Tangan kiri Mattasan pun putus.



Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora yang diwakili Kasubbaghumas AKP Suwardi menyatakan, pihaknya telah menangkap Suhari. Sementara itu, korban masih dirawat di puskesmas. "Kami sudah mengamankan tersangka. Pelaku ditangkap beberapa menit setelah kejadian," ucapnya.



Dia menjelaskan, keduanya sempat berduel sengit. Hingga akhirnya, Mattasan tersungkur setelah tangan kirinya terkena senjata tajam milik Suhari. Korban mengalami luka sobek di bagian wajah hingga kepala. Warga setempat langsung melarikan Mattasan ke rumah sakit.



"Polisi sudah menahan dan meminta keterangan tersangka. Dalam kasus ini, kami juga mengamankan beberapa alat bukti seperti celurit dan parang. Selanjutnya, kami kembangkan untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.



Pihak kepolisian mengamankan rumah kedua pihak untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Kami perketat keamanan," tuturnya. (fat/gik/c18/end) 


Editor: Thomas Kukuh
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore