Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 Maret 2017 | 13.50 WIB

Lho, Jalur Bebas Hambatan Kok Dipakai Prewedding? Ternyata Ini Alasannya

RAMAI DI MEDSOS : Foto prewedding kemarin berlangsung di dekat pintu masuk gerbang jalan tol Bali Mandara. Pihak Jasa Marga mengaku ini resmi ada tarif dan prosedurnya. - Image

RAMAI DI MEDSOS : Foto prewedding kemarin berlangsung di dekat pintu masuk gerbang jalan tol Bali Mandara. Pihak Jasa Marga mengaku ini resmi ada tarif dan prosedurnya.

JawaPos.com - Bisa jadi ini satu-satunya di dunia. Jalan tol yang nota bene merupakan jalan bebas hambatan, ternyata di Indonesia bisa dipakai untuk lokasi prewedding. Seperti pada Sabtu (18/3) sekitar pukul 17.00 WITA.  Jalan Tol Bali Mandara dibuat  heboh oleh adegan foto pre wedding alias prewed. Ini lantaran ada rombongan orang yang tampak ada sejoli bergaun pengantin warna putih.


Mereka bergaya, berfoto ria di pinggir jalan tol. Posisinya sedang dibonceng oleh calon pengantin pria yang berbalut pakaian jas hitam, di atas motor motor gede (moge) warna hitam. Pasangan ini terkesan asyik, sibuk memotret dengan kawalan petugas di jalur mobil. Indahnya jalur Tol Bali Mandara yang menghubungkan Denpasar-Ngurah Rai-Nusa Dua rupanya menjadi sudut bidik yang memikat bagi pasangan ini.


Namun masyarakat umum ternyata belum mengetahui bahwa pengambilan gambar untuk pre wedding di jalur tol satu-satunya di Bali itu sudah mendapatkan izin resmi dari pihak PT Jasa Marga Bali Tol. Pre wedding itu berlangsung di pintu masuk gerbang tol Nusa Dua. Acara sesi pemotretan ini lengkap dengan mobil patroli pengawal (Patwal). Tentu saja pemandangan tak umum di jalan bebas hambatan itu jadi bahan gunjingan di kalangan netizen media sosial.


Terkait ini,  PT Jasa Marga Bali Tol, melalui Humas PT Jasa Marga Bali Tol, Drajad Suseno mengatakan bahwa ini prosedural. Ini berlangsung sesuai aturan. Dia mengatakan bahwa sebenarnya seluruh pengambilan gambar yang dilakukan di ruas tol sudah mendapatkan izin secara resmi. Tarifnya juga sudah jelas. Semuanya masuk ke kas negara dan dihitung sebagai pendapatan lain-lain.


“Kami berharap agar jangan berprasangka buruk dulu. Semuanya ini sudah diatur dan jelas pemasukannya. Dia juga mempersilakan kepada semua pihak kalau ada yang ingin menggunakan jalan tol bisa mengajukan izin.”Harus ada izin resmi,” tukasnya. Drajad menjelaskan, tarifnya sangat transparan. Untuk pre wedding ini dikenakan tarif Rp 15 juta per sekali even. Untuk syuting film dan iklan produk, tarifnya Rp 30 juta.


Menurut Drajad, Izin untuk momen seperti itu sudah sering kali dilakukan.  Tol Bali Mandara memang dikenal sebagai tol terindah di seluruh dunia. Latar belakang seperti sunset, pesawat keluar masuk bandara, berada di tengah laut dan sebagainya. Ini ada aturan komersialnya. Dikonfirmasi terpisah, pihak Dirlantas Polda Bali Kombes Anak Agung Made Sudana menyatakan bahwa tidak ada laporan mengenai adanya pre wedding di jalur tol tersebut. Dia bahkan mengatakan bahwa jalan tol memang seharusnya adalah jalur bebas hambatan. “Nggak ada kok orang yang prewed. Tol kan bebas hambatan,” sergahnya, singkat. (dre/pit/JPG)

Editor: Soejatmiko
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore