Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Juni 2017 | 08.48 WIB

Asuransi Gratis Belum Maksimal, Hanya 120 Nelayan yang Lolos

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Pemerintah pusat memberikan sebanyak 3.000 asuransi gratis untuk para nelayan di Balikpapan. Sayangnya, dari jumlah kuota tersebut hanya 120 nelayan yang mau mengurus. Padahal, jumlah nelayan di Balikpapan sekitar 2.000 orang.


Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPKP) Balikpapan Yosmianto mengatakan, jumlah asuransi yang diberikan pusat lebih dari cukup. Serta berlaku dan bisa diurus dalam tahun ini. Namun rupanya tidak semua nelayan sadar pentingnya asuransi. "Hanya 120 orang yang lolos mendapat asuransi," ujarnya.


Tidak lolosnya nelayan lain karena tidak mau melengkapi syarat untuk mendapat asuransi. Seperti harus memiliki surat kapal serta mempunyai alat untuk menangkap ikan dengan baik. "Kendalanya karena mayoritas kapalnya kecil di bawah 5 gross ton. Jadi, mereka tak mau repot mengurus surat kapal," ungkapnya.


Selanjutnya, untuk alat menangkap ikan, masih saja ada yang menggunakan alat yang tidak ramah lingkungan. Seperti jaring ikan hingga menangkap ikan kecil. Serta kayu ulin yang menggesek hingga dasar laut sehingga merusak terumbu karang.


Padahal, keuntungan bila mempunyai asuransi adalah mendapat premi ketika terkena kecelakaan. Baik di darat, ketika perjalanan menuju ke laut, maupun kecelakaan yang terjadi di laut. "Target kami perbaiki dulu administrasinya. Lalu mengurus surat kapal dengan jemput bola. Kemudian kita cek kekurangan syaratnya sehingga bisa dibenahi dan lolos dapat asuransi," tutupnya. (*/ane/rsh/k15/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore