Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Mei 2017 | 20.51 WIB

PLTG Rampung, Listrik Bontang Surplus

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Masalah kebisingan menjadi salah satu perhatian Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni pada pengembangan PLTG Kanaan. Sebab, proyek tersebut berdampingan dengan permukiman warga. “Saya tadi sudah minta kepada PP (PT Pembangunan Perumahan) agar dibangun barier agar tidak terlalu bising,” kata Neni saat meninjau lokasi kemarin (10/5).


Dia mengatakan, jika proyek ini rampung, Bontang akan surplus listrik. Dengan tambahan 30 MW, maka kemampuan setrum di Kota Taman menjadi 54 MW. “Puncak beban 34 megawatt, jadi bisa surplus. Tapi, karena terhubung dengan Sistem Mahakam, maka kelebihan listrik untuk membantu daerah lain,” terangnya.


Tambahan daya ini, sebut dia, juga mendukung masuknya investor. Neni menerangkan, saat ini ada yang melirik Bontang sebagai lokasi pendirian pabrik pengolahan kelapa sawit. “Jadi, kami siapkan lebih dulu listriknya,” tuturnya.


Pengembangan PLTG Kanaan ini diprediksi bisa rampung dalam sembilan bulan dari jadwal satu tahun. Dari pengakuan PT PP kepada Neni, pekerjaan tidak menemui masalah. Lahan yang selama ini menjadi momok juga bukan penghalang karena didirikan di tanah PLN.


“Selama ini salah satu alasan kenapa masih terjadi krisis listrik di Indonesia karena permasalahan lahan. Beruntung proyek ini tidak ada masalah,” paparnya. (edw/ica/k16/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore