Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Juni 2017 | 06.30 WIB

Pelayaran Perdana Sebelum Lebaran Batal, Nih Gara-garanya

Pelabuhan Kenyamukan baru bisa beroperasi setelah lebaran. - Image

Pelabuhan Kenyamukan baru bisa beroperasi setelah lebaran.

JawaPos.com - Mimpi masyarakat Kutai Timur (Kutim) untuk dapat menikmati mudik lebaran menggunakan kapal laut, langsung dari Pelabuhan Kudungga di Kenyamukan Sangatta Utara dipastikan belum bisa terwujud. Pasalnya, anggaran perbaikan kerusakan causeway (terusan penghubung pelabuhan), baru akan dianggarkan pusat pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P).


Sehingga, pengoperasian pelabuhan yang menjadi bagian dari Jalur Pelayaran Tol Laut 8 Nasional itu baru dapat terealisasi awal 2018 mendatang. "Pengoperasian pelabuhan baru bisa dilakukan pada awal tahun 2018 mendatang. Mengingat ada beberapa hal yang harus diselesaikan dulu," ucap Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang.


Dia menerangkan, beberapa hal yang menyebabkan tertundanya pengoperasian pelabuhan di antaranya permasalahan couseway pelabuhan yang rusak dan belum dirampungkan oleh Kementrian Perhubungan. Selain itu, soal izin operasional pelabuhan juga belum dikeluarkan oleh Kementrian Perhubungan melalui Dirjen Laut. Karenanya, saat ini Pemkab Kutim membentuk tim kecil dan berbagi tugas kerja. Seperti, Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim, untuk segera menyelesaikan permasalah tersebut.


"Secepatnya tim begerak untuk mengurus perizinan operasional pelabuhan serta menindaklanjuti kepastian penyelesaian couseway oleh Kementerian Perhubungan," ujarnya. 


Mantan Anggota DPRD Kutim ini mengatakan, jika sesuai kabar anggaran perbaikan causeway baru masuk APBN-P, maka otomatis perbaikan tidak dapat langsung dilakukan. Sebab, umumnya, anggaran baru akan turun sekitar bulan Angustus atau September tahun ini. Maka dengan estimasi lama pekerjaan yang dilakukan sehingga kemungkinan Pelabuhan Laut Kenyamukan Sangatta baru bisa beroperasional secara resmi pada bulan Januari tahun depan. 


"Kami (Pemksb Kutim, Red.) juga tidak mungkin memaksakan untuk memperbaiki dahulu kerusakan itu (Causeway, Red.). Karena bisa jadi masalah. Makanya, pilihan terakhir hanya menunggu anggaran pusat untuk perbaikannya," tutup Kasmidi. (aj/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore