Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Juni 2017 | 06.22 WIB

Truk Raksasa Jadi Ancaman, Pengawasan Dinilai Masih Lemah

Truk yang jadi biang kecelakaan di Muara Rapak, kemarin. Bukan hanya tak laik jalan, truk jenis ini juga tak seharusnya mengangkut peti kemas. - Image

Truk yang jadi biang kecelakaan di Muara Rapak, kemarin. Bukan hanya tak laik jalan, truk jenis ini juga tak seharusnya mengangkut peti kemas.

JawaPos.com - DPRD Kota Balikpapan kaget dengan masih terjadinya kecelakaan yang melibatkan truk kontainer di Balikpapan. Pasalnya, segala aturan sudah dibuat demi menjaga keamanan pengguna jalan. Seperti kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 2, Senin (5/6) lalu.


"Aturannya sudah ada dan sudah jelas. Berarti lemahnya di pengawasan. Dishub (Dinas Perhubungan) seharusnya memiliki petugas yang mengawasi kondisi kelaikan truk kontainer yang masuk ke Balikpapan," ujar Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Nazaruddin, Selasa (6/6).


Nazaruddin meminta pemkot menindak tegas jika ada kelalaian pemilik kendaraan. Apalagi dengan semakin mendekati Idulfitri, intensitas pengiriman bahan makanan menggunakan truk kontainer semakin meningkat. Jangan sampai kelengahan pengawasan mengakibatkan peristiwa serupa terjadi.


"Jangan andalkan provinsi. Ini menyangkut keselamatan pengguna jalan lain. Memang perlu kerja ekstra. Tetapi untuk keamanan masyarakat juga kelancaran distribusi bahan makanan, Dishub mesti kerja keras," ujarnya. 


Solusi untuk mengurangi kecelakaan melibatkan truk sudah lama bergaung. Tetapi, realisasinya masih nihil. Seperti rencana pembangunan flyover. Solusi jangka panjang ini masih terkendala anggaran. Sementara pembangunan depo pergudangan di Km 13, Karang Joang masih menyisakan banyak pekerjaan rumah. 


"Nanti, kami minta Dishub untuk jelaskan sejauh mana progresnya. Sebelumnya kan masih fokus mempersiapkan kelengkapan dokumen. Seperti feasibility study (FS) dan kajian lingkungan. Bila TAB (terminal angkutan barang) rampung, maka raksasa jalanan tak boleh bongkar muat di tengah kota," ujarnya. 


Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Kombes Pol Subandriya berharap, pemerintah wajib mengambil langkah-langkah pencegahan. Sehingga tidak menunggu ada korban.


Mulai kelaikan kendaraan, struktur jalanan dan lainnya. Apalagi, di lokasi itu sudah jadi “langganan” truk celaka. “Bersama instansi terkait dicari solusinya,” paparnya. Sementara, para pemilik truk maupun jasa transportasi memberi pengetatan pada seluruh sopirnya. Ketika hendak berkendara, minimal dilakukan pengecekan standar.


Mulai kondisi rem, lampu, keamanan muatan dan lainnya. Polisi lalu lintas (Polantas) tak bisa bisa berbuat banyak. Pihaknya hanya sebatas menegakkan hukum dan menjaga ketertiban lalu lintas. “Idealnya sebelum terjadi wajib dicegah,” ujarnya.


Tahun lalu, ada empat kali insiden di lokasi tersebut. Penyebabnya, karena rem kondisinya tak normal. Sehingga ketika berada di turunan/tanjakan, tak kuat menahan beban muatan berat.


Ketika ada kendaraan beban melakukan pelanggaran di jalanan, sebisa mungkin dikejar, dihentikan kemudian sanksi tilang. Menurutnya, kecelakaan truk selama ini, rata-rata kondisi kendaraan dan muatan tidak safety.


Ada pula rem tidak berfungsi dengan baik bahkan sampai sopir tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM). Khusus truk ada SIM B1, B2. Ada pula B2 umum, khusus kendaraan dengan jumlah ban di atas 12 buah. Kondisi truk bermuatan berat juga perlu diperhatikan.


Sejumlah kecelakaan terjadi melibatkan truk di Balikpapan, bisa pula kondisi geografis jalanan Balikpapan berbukit. Kemudian ditambah muatan truk yang sangat berat sehingga tak kuat menanjak dan terguling. Belum lagi kondisi kendaraan yang tak normal. (rdh/aim/rsh/k15/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore