
Ilustrasi
JawaPos.com - Warga resah dengan beredarnya isu adanya BBM bercampur air. Bahkan beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khawatir isu tersebut merugikan mereka.
Menanggapi hal tersebut, pihak SPBU di Jalan Raya Kopo Katapang terus melakukan upaya menghindari kejadian tersebut, dengan cara melakukan pengecekan secara rutin setiap harinya.
Manager SPBU 34-40903 Grup Al Masoem di Jalan Raya Kopo Katapang, Robik Nurjaman mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan BBM setiap hari guna terhindar dari hal buruk yang terjadi.
“Biasanya kita melakukan pengecekan sebanyak 3 kali dalam sehari, setiap over shift,” ungkapnya kepada Radar Bandung (Jawa Pos Group), Jumat (7/4).
Robik menjelaskan, pemeriksaan dengan mengoleskan pasta atau minyak khusus yang bisa mendeteksi adanya air BBM. Besi panjang itu dimasukan ke tengki penyimpanan BBM, lalu didiamkan beberapa detik untuk mendeteksi.
Dia menambahkan, saat diangkat besi panjang tersebut berwarna merah, maka ada air yang terkontaminasi dengan BBM
“Alhamdulillah, sejauh ini kita belum pernah mengalami kejadian tersebut, dan jangan sampai,” tandasnya.
Menurutnya, adanya indikasi BBM yang tercampur air adalah posisi SPBU yang kerap terkena banjir, tergantung juga dari posisi tangki penyimpanan BBM di SPBU tersebut. “Apalagi sekarang musim hujan, meskipun demikian sampai saat ini saya belum mendapatkan laporan seperti itu,” ucapnya.
Robik menegaskan, meskipun ada kejadian seperti itu, pihak SPBU pasti akan langsung menindak dengan cara menguras air yang tercampur air. “Karena air itu kan tidak bisa bercampur dengan minyak, jadi biasanya dikuras airnya menggunakan alat khusus,” tambahnya.
Sementara itu, Kurnia Ramdani, salah seorang pengendara roda dua yang tengah mengisi bahan bakar di SPBU 34-40903, merasa resah akan kabar yang beredar tersebut.
Menurutnya, jika hal tersebut terjadi, akan mengakibatkan dampak buruk bagi yang menggunakan BBM, khusus dirinya. “Sejauh ini masih aman saja, tapi jangan sampai terjadi, karena kan BBM itu udah menjadi kebutuhan masyarakat jaman sekarang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, meskipun belum terjadi, untuk mengantisipasi keamanan dan kenyamanan, pihak SPBU senantiasa terus mengupayakan dengan cara mengecek tangki penyimpanan BBM agar tidak tercampur air yang nantinya akan dapat merugikan semua pihak. (pj/cr3/yuz/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
