
Mayat perempuan yang ditemukan di Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Selasa (4/12) sekitar pukul 09.00 WIB, dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk di otopsi.
JawaPos.com - Jasad manusia kembali ditemukan mengapung di perairan Selat Malaka, Riau, Selasa (4/12). Temuan itu menjadi yang ke 10 kalinya dalam beberapa pekan terakhir.
Jasad tersebut ditemukan di Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (4/12) sekitar pukul 09.00 WIB. Kali ini yang ditemukan berjenis kelamin perempuan. Tidak ada identitas apapun pada mayat tersebut.
Mayat itu ditemukan oleh nelayan bernama Yusri,34, dan Bujang,38, saat sedang menjaring ikan di Pantai Teluk Emas, Dusun III, Desa Kuala Merbau.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto mengatakan, total hingga kini sudah 10 mayat yang ditemukan di Perairan Selat Malaka. "Mayat terakhir sedang berada di perjalanan dari RSUD Selat Panjang menuju ke RS Bhayangkara Polda Riau," katanya, Selasa (4/12) sore.
Saat ditemukan, kondisi mayat sudah membusuk. Bagian kepala mayat jenis kelamin perempuan itu pun hanya tinggal tengkorak. Sehingga wajahnya pun tak dapat dikenali lagi.
Mayat itu mengenakan kaos oblong lengan panjang warna putih, bra warna biru dongker dan celana dalam warna biru dongker.
Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Riau, Kombes Asmara Hadi menyebut, dari 10 mayat yang ditemukan, pihaknya baru menerima 8 kantong mayat yang terdiri dari 5 laki-laki dan 3 perempuan.
"Diterima sebanyak empat tahap. Pertama tanggal tiga puluh November diterima tiga mayat. Kemudian sore harinya diterima satu kantong jenazah. Tanggal satu Desember diterima tiga kantong mayat, kemudian tanggal 2 terima 1 kantong mayat," sebutnya.
Kemudian dari hasil pemeriksaan secara postmortem maupun antemortem, tim DVI RS Bhayangkara Polda Riau berhasil mengidentifikasi identitas 3 mayat. Yaitu, Ujang Chaniago, Mimi Dewi dan Marian Suhadi, 24, warga Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.
"Tiga jenazah yang teridentifikasi ini, bahwa untuk register mayat DVI diketahui bernama Mimi sudah dibawa ke Painan, Sumbar. Kemudian Ujang Chaniago dan Marian Suhadi, sudah dibawa ke kampung halaman," jelasnya.
Sedangkan 5 orang lainnya kata Hadi, masih berada di tempat penyimpanan mayat RS Bhayangkara Polda Riau. "Kondisi jenazah sudah membusuk lanjut, sekitar 21 hari sudah," bebernya.
Untuk memudahkan proses identifikasi, Polda Riau pun sudah membuat posko pengaduan temuan mayat Selat Malaka di RS Bhayangkara Polda Riau dan RSUD Bengkalis. "Untuk keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa melapor kesini," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
