
Ilustrasi
JawaPos.com- Saefudin, warga Desa Begal, Kedunggalar, Ngawi, harus membayar mahal perbuatannya. Pria 30 tahun itu menjadi bulan-bulanan warga karena menawarkan motor curian ke salah seorang ketua RT di Desa Tanjungsari, Ngawi.
Untung, petugas Polsek Jogorogo sigap mengamankan pelaku untuk meredam kemarahan warga. Dari informasi yang dihimpin Jawa Pos Radar Ngawi, kejadian tersebut berlangsung pada Minggu sore (26/2).
Saat itu Saefudin bertamu ke rumah Karim, ketua RT di Desa Tanjungsari, Jogorogo. Dia langsung menawarkan sepeda motor Honda Supra Fit nopol AE 2251 B milik Warijo, warga Desa Pelang Kidul, Kedunggalar, Ngawi, yang berhasil dicuri.
Kepada tuan rumah, motor tanpa STNK dan BPKB itu diklaim merupakan milik Minto, tukang tambal ban, yang membutuhkan uang mendesak sehingga motor bodong tersebut ”dilelang” Rp 3 juta. ”Saat itu saya curiga sepedanya bodong tanpa STNK akhirnya saya cecar terus,” kata Karim.
Kecurigan Karim memuncak setelah pelaku mencokot nama Minto. Sebab, dia sangat mengenal tukang tambal ban itu. Pria 40 tahunan tersebut langsung menelepon Minto agar datang ke rumahnya segera. Setiba di rumah Karim, kebingungan melanda Minto. Sebab, jangankan meminta pertolongan, minto mengenal Saefudin pun tidak.
”Awalnya, dia (Saefudin, Red) bilang tukang tambal ban butuh uang cepat, ya sudah saya panggilkan. Ternyata setelah dirumah, tukang tambal bannya tidak mudeng perkara jual beli ini,” terang Karim.
Karim dan Minto yang curiga dengan gelagat tidak baik Saefudin lantas menginterograsinya terkait asal-usul sepeda motor tersebut. Pertanyaan itu tidak langsung dijawab karena Saefudin keburu mengambil langkah seribu. Keduanya kemudian kompak meneriaki Saefudin ”maling-maling’’. Warga yang mendengar teriakan tersebut lantas mengejar dan menangkap pria bertubuh ceking itu dan menghadiahi bogem mentah. ”Untung, polisi cepat datang,” imbuh Karim.
Kasubbaghumas Polres Ngawi AKP Eko Setyo Martono saat dikonfirmasi meneramgkan, sepeda motor tersebut milik Warijo warga Pelang Kidul, Kedunggalar. Motor itu dikuasai Saefudin saat Warijo menghadiri hajatan di rumah tetangganya pada Sabtu malam (25/2). ”Pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang membiarkan kunci menancap di sepeda motornya,” jelasnya. (odi/pra/c24/diq)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
