
Almarhum Krisna Wahyu Nurachmad dan kakaknya, Reyhan Cahyo (dua dan tiga dari kiri) bersama saudaranya.
JawaPos.com - Siswa Taruna Nusantara, Krisna Wahyu tewas dengan cara mengenaskan. Dia tewas dengan luka tusuk di leher, pelakunya adalah rekan sendiri yakni Andi Muhammad Ramadhan.
Dari penyelidikan yang dilakukan Polda Jawa Tengah, terungkap motif pelaku dengan sengaja membunuh rekan satu tarunanya itu sendiri. Motifnya karena kesal kepada korban.
"Ketika itu, korban sempat meminjam telepon genggam pelaku. Tapi ketahuan oleh pamong atau pengasuh, sehingga disita," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar kepada JawaPos.com, Sabtu (1/4).
Diketahui memang siswa taruna yang masih kelas satu belum diperbolehkan untuk membawa telepon genggam. "Pelaku meminta korban untuk mengurus telepon genggam itu agar kembali, tapi korban menolak," sambung mantan Kapolresta Padang ini.
Lalu kekesalan pelaku bertambah ketika aksinya mencuri uang teman satu barak diketahui oleh korban. "Tapi itu pengakuan sementara, nanti akan didalami oleh penyidik di sana," tambah jenderal bintang dua ini.
Sebelumnya korban ditemukan meninggal dunia dengan luka tusuk di lehernya di Barak G17 Kompleks SMA Taruna Nusantara, Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (31/3) dini hari. Luka itu diduga akibat dari benda tajam.
Kejadian ini pertama kali diketahui oleh Riyanto yang merupakan pengasuh dari para siswa taruna di sana. Sekira pukul 04.00 WIB, korban dibangunkan untuk melaksanakan salat Subuh.
Ketika itu, korban ada di kamar 2B. Saat itu korban ditemukan dalam keadaan terluka bersimbah darah. Riyanto lantas memeriksa urat nadi korban, tapi saat dipegang sudah tak berdenyut lagi. (elf/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
