
Petugas dari BPBD Kota Padang sedang mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir di Jalan Gajah Mada depan SD 03 Alai, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Rabu (31/5).
JawaPos.com - Kota Padang sepanjang Selasa (31/5) mengalami banjir. Ada lima kecematan yang terendam. Aktivitas masyarakat hampir lumpuh karena sulit akses jalan ditempuh masyarakat.
Akibat kejadian itu, sebagian warga terpaksa diungsikan tempat yang lebih tinggi. Begitu juga pasien sejumlah rumah sakit terpaksa dievakuasi, karena tempat mereka dirawat tak mampu lagi menghadapi banjir.
Adapun pasien rumah sakit yang dievakuasi pasien rawat inap Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang. Ketinggian air di RSUP cukup bervariasi bahkan sampai setinggi lutut orang dewasa. Ruang perawatan yang terkena dampak banjir seperti Instalasi rawat inap (Irna), ruang penyakit dalam, ruang bedah, syaraf, paru, kulit dan mata.
Meski sempat diungsikan ke unit pelayanan embun pagi, sampai berita ini turunkan pasien telah kembali ke ruangan masing-masing sementara petugas kebersihan disibukkan dengan pembersihan sisa banjir.
Gustafinov, pejabat pengelola Informasi dan dokumentasi RSUP M. DJamil mengatakan, meski banjir sempat merendam sebagian ruangan rumah sakit namun pelayanan dipastikan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“Iya, pasien di beberapa ruang perawatan sempat dievakuasi, tinggi air bervariasi paling tinggi selutut dewasa, saat ini petugas kami telah berupaya membersihkan ruangan karena air sudah surut,” ucapnya seperti dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Kamis (1/6).
Diakuinya, saat ini pasien sudah kembali ke ruangan perawatan dan sudah mulai kondusif. “Pasien memang sempat dievakuasi ke unit pelayanan embun pagi, air mengenangi semenjak dini hari dan paginya sudah mulai surut, semoga semuanya kembali kondusif,” ungkapnya.
Kondisi serupa juga terjadi di RSUD Rasidin Sungaisapiah Padang, pantauan Padang Ekspres Rabu siang, (31/5) di RSUD itu, air yang sempat membanjiri bangsal bedah bagian belakang sudah mulai surut. Air yang menggenang, berdasarkan informasi dari beberapa pasien pada dini hari mencapai kedalaman sekitar 20 cm.
Yulia 32, keluarga dari salah satu pasien mengatakan sempat waswas dengan curah hujan yang tak kunjung henti dari semalaman. “Saya tempat takut, karena bangsal bedah yang sudah tidak terpakai itu, terendam hingga sebetis orang dewasa,” ujarnya.
Menurutnya, air mulai naik di bangsal bagian belakang sekitar pukul 04.00 namun tidak merembes ke bangsal lain, karena bangsal bedah yang lama itu, bangunannya memang sudah tua dan lantainya bocor dari bawah.
Sementara itu Nia Putri, 30, salah satu pegawai di RSUD mengaku, pelayanan di rumah sakit tidak terganggu, karena langganan banjir setiap kali hujan adalah bangsal bedah lama. “Bangsal itu sudah tidak dipakai lagi, karena setiap kali hujan, sering terjadi banjir. Sehingga pihak rumah sakit mengganti dengan bangunan baru,” ujarnya.
Di tempat lain, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Edy Hasmi mengatakan, banjir hampir merata di Kota Padang antara lain Kecamatan Padang Selatan ada dua titik, Kecamatan Nanggalo dua titik, Kecamatan Padang Utara dua titik, Kecamatan Padang Barat dua titik, Kecamatan Padang Timur dua titik, dan Kecamatan Lubukbegalung ada tiga titik.
“Semuanya sudah bisa dikendalikan. Banjir ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil mencapai ratusan juta rupiah. Kami bersama pihak kepolisian, TNI masih berjaga-jaga karena cuaca masih mendung dan pihaknya menurunkan empat perahu karet dan 30 personel,” ungkapnya. (e/cr17/cr22/iil/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
