
Ilustrasi
JawaPos.com - Hujan deras pada Selasa (29/8) dini hari menjadikan dua kelurahan di Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU), terendam. Yakni, Kelurahan Penajam dan Gunung Seteleng.
Akibat banjir itu, 400 siswa SMP 1 Penajam diliburkan oleh pihak sekolah lantaran air merendam ruang kelas hingga setinggi betis orang dewasa.
Wakil Kepala (Waka) Kurikulum SMP 1 Penajam, Muhammad Hanafi menerangkan, pihak sekolah menyuruh seluruh siswa pulang ke rumah pada pukul 08.30 Wita. Sebab, 13 ruangan kelas untuk kelas 7 hingga 9 tergenang air. Dikhawatirkan jika kegiatan belajar-mengajar tetap dilanjutkan, berdampak pada kesehatan siswa kelas 7 hingga 9 di SMP 1 Penajam.
“Para siswa dipulangkan karena situasi tidak memungkinkan. Sampai siang hari ini, belum juga surut, kemungkinan karena air pasangnya besar, jadi air enggak bisa keluar ke laut,” katanya dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group).
Dia menyebutkan, agar sekolah tersebut tidak kebanjiran, bisa dengan meninggikan ruang kelas dan lapangan. Mengingat posisinya tepat berada di bawah jalan utama yang ada di Jalan Provinsi Kilometer 1, Kelurahan Penajam.
Banjir yang terjadi kemarin juga merendam rumah warga di Perumahan BTN, Kilometer 1, Kelurahan Penajam. Wagiman (46) warga RT 23, Blok B15, menuturkan, air mulai memasuki rumahnya sekira pukul 06.00 Wita. Ketinggian air mencapai betis orang dewasa.
“Habis hujan subuh itu, air langsung masuk ke rumah. Sudah lama sering terjadi banjir seperti ini di Perumahan BTN Kilometer 1,” paparnya.
Diduga, banjir yang menggenangi Perumahan BTN Kilometer berasal dari limpahan air yang ada di daerah tinggi di Kelurahan Gunung Seteleng dan pasangnya air laut dari Teluk Balikpapan. Diperparah dengan tersumbatnya drainase yang ada di perumahan tersebut.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, sebanyak 168 rumah yang kebanjiran. Di kelurahan Gunung Seteleng tepatnya di RT 9, ada 35 rumah. Di kelurahan Penajam ada empat RT, yakni RT 29 dengan jumlah 25 rumah. Berikut tiga RT di Perumahan BTN Kilometer 1, yaitu RT 22, Blok A-E sebanyak 28 rumah. Kemudian RT 23 Blok B sebanyak 60 rumah, dan RT 24 Blok C sejumlah 20 rumah.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
