
KORBAN: Jenazah Serma Achmad di RSSA Malang seusai ditemukan tak bernyawa di saluran irigasi.
JawaPos.com - Hasil visum korban dugaan pembunuhan salah satu anggota Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad, Serma Achmad sudah keluar. Hasilnya, bisa dikatakan korban meninggal dengan cara tidak wajar. berdasarkan visum, didapatkan luka benda tajam, tumpul dan keras. Akibatnya, merusak jaringan otak dan menyebabkan anggota Denma Divif 2 Kostrad itu meninggal dunia.
Hal ini disampaikan oleh Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung SH SIK, Senin (25/12). Diperkirakan, korban meninggal karena pukulan benda tajam. "Menggunakan senjata tajam. Kalau bahasa kedokteran kan benda tajam, tumpul dan keras," kata Ujung, Senin (25/12).
Ujung menjelaskan, ada beberapa luka yang ditemukan akibat pukulan benda tajam itu. Misalnya saja di pelipis, leher dan belakang kepala. Selain itu, juga ditemukan luka seret pada tubuh Serma Achmad, yang hari ini sudah dimakamkan di Lawang.
"Kemungkinan TKP (tempat kejadian perkara) bukan di sana (lokasi penemuan mayat), tapi tempat lain dan diseret ke sana," beber laki-laki yang menghabiskan masa anak-anak hingga remaja di Sidikalang itu.
Perwira dengan dua melati di pundak ini menjelaskan, ada kemungkinan sebelum meninggal dunia, korban dianiaya terlebih dahulu. Kemungkinan ini didapatkan dari kondisi jenazah Serma Achmad saat ditemukan. Yakni, mulut terikat penutup kepala alias udeng. Sementara kondisi bagian bawah tubuhnya tanpa mengenakan celana.
Penerima Bintang Wiyata Cendekia sebagai lulusan PTIK terbaik Magister Sains (MSi), Universitas Indonesia itu menambahkan, juga ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. "Makanya saya bilang, meninggalnya bukan wajar. Ada beberapa tanda penganiyaan," beber dia.
Mengenai jumlah orang yang menghabisi nyawa Serma Achmad, mantan Kabagbinops Biro Operasi Polda Sulawesi Tengah itu tidak ingin gegabah dalam menyimpulkan. "Satu orang atau lebih tidak dapat disimpulkan. Kami masih melakukan penyelidikan, mohon doanya," tegas dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
