Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 November 2017 | 21.04 WIB

Jambi dan Riau Ingin Terlibat di TdS 2018

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit. - Image

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit.

JawaPos.com - Balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) yang sudah sembilan kali digelar di Sumatera Barat (Sumbar), ternyata memancing minat provinsi tetangga untuk turut dilewati pebalap Internasional. Konon, Riau dan Jambi menawarkan diri untuk terlibat dalam even yang telah masuk dalam kalender Union Cycliste Internationale (UCI) tersebut.


Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, ada kemungkinan pelaksanaan TdS X 2018, rute etape akan melalui tiga provinsi. Yakni, Sumbar, Riau dan Jambi. Dari pembicaraan terakhir, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menginginkan daerahnya turut dilalui etape TdS.


"Pemerintah Jambi menawarkan daerah Sungai Penuh, Kerinci untuk masuk etape TdS. Alasannya, daerah tersebut berada di perbatasan Sumbar-Jambi. Ini merupakan wujud respon positif provinsi tetangga terhadap TdS. Gubernur Riau juga meminta dilalui TdS," kata Nasrul Abit di Padang, Rabu (29/11).


Namun, untuk Provinsi Riau belum ada pembicaraan lanjutan dengan gubernur. "Kalau memang ada pembicaraan lanjutan, kami akan kabari," terang Nasrul.


Sebelumnya, TdS 2017 resmi berakhir pada Minggu (26/11) di Kota Bukittinggi. Khalil Khorshid dari Tabriz Shahrdary Team berhasil menjadi juara TdS IX yang digelar sejak 18 November 2017.


Pemprov Sumbar mengklaim pelaksanaan TdS mampu membuat daerah berkembang. Terutama untuk kawasan wisata dan ketersediaan hotel. Sehingga dipastikan gelaran TdS akan tetap berlanjut pada 2018.


"TdS akan tetap digelar tahun depan. Sudah ada kesepakatan dengan seluruh kepala daerah di Sumbar untuk tetap menggelar even internasional ini," tegas Nasrul Abit usai menghadiri sosialisasi temu karya mutu dan produktivitas nasional XXI (TKMPN) dan internasional Quality Produktivitas Convetion (IQPC) 2017 di Hotel Kryad Bumiminang, Kota Padang, Senin (27/11) lalu.


Pemprov Sumbar juga telah sepakat dengan Kementerian Pariwisata, jika TdS 2018 tetap diselenggarakan. "Kalau soal anggaran atau pendanaan TdS, kemungkinan besar ditanggung provinsi dan kabupaten/kota. Tapi soal kepanitiaan tetap diminta pada Kementerian Pariwisata. Intinya terkait penyelenggaraan TdS, Pemprov Sumbat tetap berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata," tambah Nasrul.


Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esty Reko Astuty mengatakan, penyelenggaraan TdS 2018 tetap berada di bawah Kementerian Pariwisata, dan tidak ada istilah melempar sepenuhnya ke provinsi untuk penyelenggaraan TdS.


"TdS sudah masuk dalam kalender Union Cycliste Internationale (UCI). Karena balap sepeda TdS bertaraf internasional, Kementerian Pariwisata masih memiliki peran dalam penyelenggaraan TdS selanjutnya," jelasnya.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore