
Ilustrasi
JawaPos.com - hingga Sekitar 16.490 warga Kota Cirebon belum melakukan rekam KTP elektronik (E-KTP). Mereka bahkan tercatat sebagai wajib E-KTP tapi belum melakukan perekaman.
Kabid Sistem Informasi dan Administrasi Kependudukan (SIAK) Anan Suyitno mengakui terdapat 16.490 warga belum melakukan rekam data. Banyaknya warga masyarakat yang belum direkam karena penduduk wajib KTP pemula yakni usia 17 tahun.
"Bahkan berdasarkan data di server yang kami unduh, per 8 Nopember 2016 penduduk wajib KTP sebanyak 294.531 orang, penduduk yang sudah direkam sebanyak 229.586," katanya kepada Radar Cirebon (Jawa Pos Group).
Meski warga sudah melakukan perekaman, kata dia, belum semuanya mendapatkan E-KTP. Sebab, terdappat gangguan sistem di Kementrian Dalam Negeri. Jaringan masih di Jakarta belum terkirim ke Cirebon sehingga terjadi send for endrolmen (SFE).
“Kondisi (gangguan) ini terjadi sejak 22 Agustus 2016 sampai sekarang,” kata Anan.
Menurutnya, UU menyebutkan masalah komunikasi data kewenangan kementrian bukan kewenangan daerah. Sampai saat ini masih tahap perbaikan. Namun demikian pelayanan tidak berhenti. "Termasuk E-KTP tidak ada blangko, maka kami terbitkan surat keterangan sebagai pengganti sementara KTP elektronik," ujarnya. (abd/yuz/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
