
Ilustrasi
JawaPos.com - Aparat Desa Sangatta Utara kecamatan Sangatta Utara menyediakan “rumah” gratis bagi warganya. Namun jangan salah, rumah yang dimaksud bukan sebuah bangunan yang biasa kita tinggali, namun sebuah lahan kubur untuk hunian masa depan.
Kades Sangatta Utara Durahman mengatakan, pengadaan lahan kubur bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat Sangatta Utara. Sebab saat ini, lahan kubur di Sangatta Utara sudah penuh. Seperti halnya, di Gang Majai, Gang Banjar dan Poros Yossudarso. Berdasarkan hal itu, pemerintah desa bergegas untuk menyediakan lahan kubur tersebut.
“Karena lahan pemakaman sudah tidak ada lagi, maka pemerintah desa menyediakan lahan tersebut. Kami sudah memiliki satu hektar di APT Pranoto jembatan dua. Lahannya juga sudah bebas,” ujar Durahman dikutip dari Bontang Pos (Jawa Pos Group).
Saat ini, lahan kubur tersebut sudah memiliki beberapa fasilitas bagi warga. Mulai dari pendopo, pagar, dan beberapa tanaman. Hanya saja, semua fasilitas tersebut perlu dipoles ulang. Karena wacananya, pemakaman ini akan dijadikan sebuah taman dan makam percontohan bagi desa lainnya. Sehingga nantinya, kuburan tidak lagi menjadi wadah yang menakutkan, namun tempat renungan.
“Ini salah satu usaha kami untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena memang, lahan kubur merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda-tunda. Mudahan saja, lahan kubur ini bermanfaat untuk semua masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Tidak hanya desa Sangatta Utara, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, juga sebelumnya lebih dulu menyediakan lahan kubur. Lahan kubur ini merupakan hibah dari Kaltim Prima Coal (KPC).
Sedikitnya ada empat hektar bantuan tersebut. Masing-masing, dua hektar untuk kaum muslimin dan dua hektar nonmuslim. Saat ini, lahan kubur tersebut sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Baik Sangatta Utara maupun Sangatta Selatan.
“Tinggal komunikasikan saja ke desa. Gratis dan bisa langsung digunakan,” ujar Kepala Desa Swarga Bara, Damhuri. (dy/fab/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
