Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Desember 2016 | 17.34 WIB

Petaka Hujan Deras, Sekeluarga Tersambar Petir

Korban saat disemayamkan di kediamannya. Dua korban lainnya masih mendapat perawatan intensif di RSUD Malinau setelah tersambar petir. - Image

Korban saat disemayamkan di kediamannya. Dua korban lainnya masih mendapat perawatan intensif di RSUD Malinau setelah tersambar petir.

JawaPos.com - Petir menyambar sebuah rumah yang berada di Desa Siawang Kecamatan Lumbis, Nunukan, sekira pukul 21.00 wita, Sabtu (10/12). Akibatnya, satu orang tewas dan dua orang lainnya luka-luka. 



Camat Lumbis Ramli mengungkapkan, kejadian tersebut memakan korban yang tak lain merupakan si pemilik rumah bernama Tosa (28) meninggal dunia. Sedangkan, sang istri dan anaknya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Malinau untuk mendapatakan perawatan intensif.



“Pertama, petir menyambar rumah korban yang mengakibatkan kabel-kabel di rumah korban putus. Kemudian petir kedua menyambar lagi dan mengakibatkan Tosa meninggal dunia,” ujar Ramli kepada Radar Nunukan (Jawa Pos Group), Minggu (11/12).



Menurutnya, istri dan anak korban terkena sabetan petir di tubuh bagian kepala dan badan luka-luka sehingga harus dilarikan ke RSUD Malinau.



“Jadi, pada saat kejadian, yang berada di kamar tiga orang. Satu anaknya sedang berada di ruang tamu, sang istri dan anak sekarang sedang dirawat. Semoga kondisinya membaik,” jelasnya.



Pada saat kejadian, kondisi gelap gulita, sang anak yang berada di ruang tamu rumah tersebut lantas meminta pertolongan kepada tetangga. Dengan menggunakan penerangan seadanya tetangga langsung mendatangi kediaman korban.



“Kondisi sudah gelap, ditambah kondisi cuaca hujan dan angin kencang. Dia (anak korban, Red.) menggunakan penerangan telpon genggam miliknya menuju ke tetangga yang tak lain merupakan neneknya,” tambahnya.



Di tempat berbeda, Kapolsek Lumbis I Ketut Kasihana menjelaskan, saat sang nenek mengetahui anaknya tersambar petir, ia memutuskan langsung menghubungi ambulans. “Namun, nyawa Tosa tidak dapat terselamatkan, sementara istri dan kedua anaknya masih dirawat di RSUD Malinau,” katanya.



“Rencananya rangkaian upacara kematian korban akan dilaksanakan hari ini (kemarin, Red.) juga dan kapolsek lumbis sudah memerintahkan anggota untuk memberikan pengamanan,” tambahnya. (akz/eza/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore