Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 November 2017 | 11.10 WIB

Bobol Dua Toko, Pencuri Tinggalkan Sekantung Perhiasan Perak

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Pencuri beraksi di kawasan pertokoan Bambu Kuning, Tanjungkarang Pusat, Jumat (24/11). Dalam satu malam, maling membobol dua toko perhiasan di wilayah itu. Korban adalah Zubaida (45), pemilik Toko Perhiasan Khairunisa Silver, dan Idawati (40), pemilik Toko Perhiasan Sahabat Silver. Peristiwa ini menyebabkan korban merugi ratusan juta.


Menurut Zubaida, pencurian itu sudah dua kali ia alami. Peristiwa pertama terjadi dua tahun lalu. ”Saya tahu toko dibobol sekitar jam 08.30 WIB. Waktu datang, etalase yang ditutupi terpal setengah terbuka. Enam nampan di dalam laci berisi perhiasan hilang,” kata Zubaida sebagaimana dilansir Radar Lampung (Jawa Pos Group).


Ia mengaku pencurian tersebut menyebabkan dirinya mengalami kerugian sekitar Rp100 juta. Sebab, empat kilogram perak dan beberapa perhiasan jenis suping raib.


Zubaida juga menyayangkan sistem pengamanan di lokasi tersebut. Sementara pihaknya selalu membayar uang keamanan. ’’Saya bayar tiap bulan, kok bisa hilang. Kata satpam, mereka cuma jaga sampai jam 20.00 WIB. Selebihnya ke mana,” tanya wanita pemilik empat toko perhiasan ini.


Sementara Idawati mengatakan, pencurian itu diketahui setelah ia dihubungi Iwan, pedagang yang bersebelahan dengannya. ”Dia bilang, etalase dibobol. Begitu diperiksa, barang hilang,” kata Idawati yang mengaku mengalami kerugian puluhan juta.


Idawati mengaku kebingungan. Sebab sekitar 70 persen habis. ”Ini apa yang dijual. Sudah nggak ada yang bisa didagangin lagi. Mau kulak lagi, pakai duit apa. Ini saja masih hutang. Cuma ditinggal sekantong kresek (perhiasan) saja,” keluhnya.


Terpisah, Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Harto Agung Cahyo membenarkan adanya pencurian di dua toko perhiasan tersebut. ”Iya, memang terjadi pencurian. Tapi yang hilang perhiasan perak, tidak ada emas,” kata Harto.


Menurut dia, kerugian akibat pencurian itu belum bisa dipastikan. Sebab secara resmi, korban belum melapor dan masih bingung mendata barang-barang yang hilang. ”Ya, dari korban sendiri belum ada laporannya. Kita masih tunggu. Tim kita tadi juga sudah turun,” ujarnya.


Terkait pencurian tersebut, Harto menyatakan pihaknya akan meningkatkan pengamanan, terutama di pusat pertokoan. ”Meskipun sudah ada satpam, kita akan perketat lagi dan dilakukan patroli,” ujarnya.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore