Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Desember 2017 | 00.03 WIB

Wow, 40 Kuncup Rafflesia Tuan Mudae Ditemukan di Cagar Alam Maninjau

Rafflesia jenis Tuan Mudae ditemukan di kawasan Cagar Alam Maninjau di Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam Sumatera Barat - Image

Rafflesia jenis Tuan Mudae ditemukan di kawasan Cagar Alam Maninjau di Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam Sumatera Barat

JawaPos.com - Sebanyak 40 kuncup bunga Rafflesia spesies langka kembali ditemukan di kawasan Cagar Alam Maninjau di Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.


Beberapa pekan ke depan, kawasan tersebut diperkirakan bakal menjadi Taman Rafflesia Tuan Mudae. Sebab, beberapa bunga yang sering disebut bunga bangkai ini tumbuh mekar dengan ukuran cukup besar.


Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Sumbar Khairi Ramadhan mengatakan, penemuan Rafflesia ini awalnya diketahui dari salah seorang peneliti Rafflesia Agus Susatya. Peneliti jurusan kehutanan dari Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu (UNIB) itu melakukan penelitian pekan lalu. Dari catatannya, Raflesia Tuan Mudae ini pernah tumbuh di Malaysia dengan diameter 100 cm.


"Setelah mendapat data yang dibutuhkan, peneliti ini berharap BKSDA Sumbar bisa mendorong pemerintah mencatatkan penemuan itu menjadi temuan terbesar sepanjang sejarah," kata Khairi pada sejumlah wartawan, Kamis (21/12).


Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Sumbar Ade Putra mengatakan, pihaknya merekomendasikan temuan ini untuk didaftarkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI). Sebab, dari pengukuran yang dilakukan sebanyak tiga kali di lapangan, diameter bunga Rafflesia Tuan Mudae ini mencapai 107 cm.


“Selain diameternya besar, Rafflesia Tuan Mudae yang tumbuh di Hutan Cagar Alam Maninjau ini juga memiliki populasi cukup banyak di dunia. Jumlahnya mencapai 40 kuncup dengan ukuran mencapai 6x6 meter. Jika pencarian diperluas lagi, kemungkinan ada ratusan kuncup lagi yang akan tumbuh," terang Ade.


Disamping itu, temuan bunga langka di dalam kawasan Cagar Alam Maninjau ini lanjut Ade Putra, sekaligus mematahkan klaim, jika bunga tersebut hanya tumbuh Malaysia. “Rafflesia yang ditemukan ini lebih bagus dari yang ada di Malaysia, mulai dari warna hingga bentuk bunga ini yang sempurna," tutupnya.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore