
Pot tanaman percobaan dengan metode Murottal
Dalam membaca Al Quran, ada yang namanya Murottal dimana merupakan teknik membaca Alquran yang fokus dibaca pelan dan rapi sesuai ilmu tajwid. Bacaannya tidak saja enak didengar dan bisa menenangkan jiwa. Tapi lebih dari itu, bacaan Quran dengan teknik murottal ternyata bisa merangsang tanaman lebih cepat tumbuh. Fanya dan Qolbu membuktikan dalam penelitian mereka.
Caesar Ntoma, Bone Bolango
Di tangan kedua Santriwati kelas XII MAN Insan Cendekia Gorontalo. Fanya Febriana Singodiharjo(17) dan QolbuNurul Hidayah (16) itu mampu membuktikan bahwa Murottal, alunan bacaan Alquran yang fokus dibaca pelan dan rapih sesuai ilmu Tajwid itu memiliki banyak manfaat. Tidak hanya untuk menenangkan jiwa umat Muslim saat mendengarkannya. Tapi dengan penelitiannya. Murottal, juga mampu membuktikan bisa merangsang pertumbuhan tinggi tanaman dibandingkan dengan musik klasik atau tanpa perlakuan sekalipun.
Saat ditemui awak media disela jam kesibukan istirahat siangnya Selasa(19/9), Fanya dan Qolbu mau sedikit berbagi informasi terkait keberhasilan penelitian Karya Ilmiah Remaja(KIR) mereka yang sempat dipamerkan belum lama ini.
Jika sekilas mendengar kedua namanya memang sangat asing terdengar ditelinga masyarakat Gorontalo. Namun siapa sangka diusianya yang terhitung masih remaja dan muda itu mampu menggugah dunia lewat keberhasilan penelitiannya itu.
Perempuan kelahiran 18 Februari 2000 asal Kota Gorontalo dan 12 Desember 2000 asal Manado itu mampu membuktikan bahwa dapat merangsang pertumbuhan tinggi tanaman tomat pakai Murottal dibandingkan dengan musik klasik atau tanpa perlakuan sekalipun.
Yang membuat inspirasi mereka yaitu diawali dari bagaimana prinsip suara dan musik merupakan tercipta dari bagian alam. Sehingga upaya memisahkan suara dan musik pada umumnya dari alam sama saja memisahkan dari hukum alam itu sendiri. Inilah yang kemudian dipahami mereka dan lalu menindaklanjutinya dengan membuktikan bahwa musik dapat dipakai untuk menstimulasi apa yang menjadi bagian dari alam itu sendiri, baik diperuntukan Manusia hewan dan tumbuhan.
"Alasan kenapa pakai Murottal itu banyak manfaat untuk umat muslim, sedangkan kalau pakai tanaman tomat karena mudah diapat dan tingkat daya tahan hama tinggi dan hambatan kecil, " ujar keduanya sebagaimana dilansir dari Gorontalo Post (Jawa Pos Group).
Singkat cerita, untuk membuktikan penelitian maka mereka langsung menyediakan bahan-bahan instrumen seperti menanam 9 bibit tomat dimedia tanam polibec secara terpisah. Dari sembilan polibec itu mereka membaginya kedalam tiga bagian, yaitu tiga polibec untuk didengarkan musik box yang menggunakan Murottal pada setiap sore hari selama 4 jam, tiganya polibec lagi untuk diperdengarkan musik klasik dan sisanya tiga polibec yang nantinya tidak mendapat perlakuan tambahan.
Selama tiga minggu selain menyirami mereka terus melakukan tambahan perlakuan sembari melakukan teknik observasi pada pendekatan ketinggian tanaman. Ternyata benar juga bahwa ditiga pekan itu, pertumbuhan tomat disembilan volibec berbeda-beda.
iga polibec yang mendapat perlakuan didengarkan Murottal menunjukan pertumbuhan yang memuaskan. Dimana tanaman tomat tersebut tumbuh tinggi sekitar kurang lebih 20 Cm dengan tingkat kelebatan daun yang banyak besar, dan kokoh serta segar.
Sedangkan tiga polibec yang diperdengarkan musik klasik hanya terlampau sedikit dan parahnya tiga polibec yang tidak mendapat perlakuan tambahan sekalipun justru menunjukan pertumbuhan yang kerdil dan nampak kurang sehat..
Penelitian mereka pun lantas tidak begitu saja dilakukan, mereka langsung tuangkan kedalam karya ilmiah dengan penyajian data secara akurat. mereka berharap kedepan ada adik-adik kelas lainnya yang dapat melanjutkan dan melengkapi dari penelitian tersebut. Meski demikian sejauh ini mereka puas dan memahami bahwa begitu besarnya Murottal memiliki manfaat yang luas terhadap pengaruh alam ciptaan Tuhan beserta isinya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
