Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Desember 2017 | 12.25 WIB

Jalur Pendakian Semeru Ditutup Per 1 Januari

Jalur pendakian ke kawasan Semeru akan ditutup. - Image

Jalur pendakian ke kawasan Semeru akan ditutup.

JawaPos.com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan menutup jalur pendakian ke kawasan Gunung Semeru per 1 Januari 2018. Tujuannya adalah kembali melakukan pemulihan ekosistem. Setelah kurang lebih 9 bulan belakangan dikunjungi wisatawan.


Humas Balai Besar TNBTS Syarif Hidayat mengatakan, pihaknya akan membiarkan kawasan TNBTS melakukan recovery secara alami. Pemulihan ekosistem tersebut merupakan agenda rutin setelah sekitar sembilan bulan kawasan pendakian dibuka untuk umum.


"Memperhatikan kondisi jalur pendakian yang banyak mengalami kerusakan. Untuk sementara waktu pendakian ditutup total sampai ada pemberitahuan selanjutnya," kata Syarif, Senin (18/12).


Ia tidak menyebutkan secara spesifik jalur mana saja yang mengalami kerusakan. Yang jelas, semua jalur memang membutuhkan pemulihan ekosistem secara alami. "Dengan adanya penutupan jalur, ekosistem di kawasan pendakian akan pulih secara alami," tegasnya.


Selain pemulihan ekosistem, faktor cuaca juga menjadi pertimbangan penutupan jalur pendakian. Potensi adanya pohon tumbang di jalur pendakian pun diantisipasi TNBTS.


"Saat ini kondisi cuaca ekstrem bisa membahayakan pendaki. Laporan pohon tumbang memang belum ada. Kami pun tidak bisa berasumsi. Namun potensinya tetap harus diwaspadai," imbuhnya.


Untuk momen pergantian tahun, TNBTS masih memperbolehkan para pendaki untuk melakukan aktivitas pendakian. Baru pada 2 Januari 2018, TNBTS akan menerjunkan tim sweeping untuk menertibkan para pendaki. "Pada 1 Januari sudah tidak boleh ada pendaki. Pada tanggal itu pendaftaran atau booking online pendakian sudah kami tutup," tegas Syarif.


Kawasan Semeru memang masih menjadi favorit para pendaki untuk menjajal track pendakian. Beberapa pendaki pun ada yang memilih untuk tidak melanjutkan perjalanan ke puncak Semeru. Mereka lebih memilih untuk mendirikan tenda di pinggiran Danau Ranukumbolo. Setiap harinya, ada ratusan pendaki baik lokal maupun mancanegara yang menuju ke sana.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore