Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 November 2017 | 02.02 WIB

Jembatan di Desa Sitiarjo Kabupaten Malang Ambrol

Ambrol: Jembatan di Desa Sitiarjo tergerus air pasca hujan deras. - Image

Ambrol: Jembatan di Desa Sitiarjo tergerus air pasca hujan deras.

JawaPos.com - Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Malang Selatan membuat jembatan di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ambrol dan separuh badannya tergerus air sungai.


Jembatan menghubungkan Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, dengan Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan. Sungai di bawahnya memiliki lebar sekitar 1 meter. Sementara jembatan aspal itu berlebar sekitar tiga meter.


Camat Sumbermanjing Wetan Agus Hariyanto menjelaskan, arus air sungai menjadi deras karena kawasan di atas Sitiarjo mengalami banjir. Sitiarjo sendiri merupakan kawasan rawan banjir, karena lokasinya yang lebih rendah dibandingkan desa di sekitarnya.


Sehingga ketika hujan deras, mendapatkan kiriman banjir dari desa di atasnya. Air tidak dapat mengalir ke laut dan terjebak di desa. Air yang menggerus jembatan di Desa Setiarjo bukan berasal dari aliran Sungai Panguluran. "Sungai kecil kok, bukan Sungai Panguluran. Kejadiannya hari Senin (20/11)," kata Agus, kepada JawaPos.com, Selasa (21/11).


Akibat ambrolnya jembatan, akses desa sempat tertutup untuk sementara. Sebab jembatan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.


Kini, jembatan ambrol telah ditutup oleh pihak desa agar tidak membahayakan warga dan pengguna jalan. "Saya sudah meminta kepada desa agar membuat jembatan darurat dari bambu atau material lain agar warga bisa melewatinya dengan jalan kaki," paparnya.


Beruntung masih ada jalan alternatif yang bisa digunakan warga untuk menuju desa tetangga. Meskipun pengguna jalan harus melalui jalan memutar dengan jarak lebih jauh.


Kejadian ini sudah dilaporkan kepada bupati dan instansi terkait. Mengenai kebutuhan untuk pembiayaan perbaikan jembatan, juga sudah diajukan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Karena jembatan ini merupakan jalan kabupaten, sehingga untuk pembiayaan merupakan tanggungan APBD.


"Nanti teknis perbaikannya seperti apa, saya tidak tahu. Apakah dialihkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau dinas terkait, yang jelas kejadian ini sudah saya laporkan," tukas Agus.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore