
Ilustrasi
JawaPos.com - Masyarakat Kalimantan Timur ternyata tak lupa bahagia. Bahkan, diukur dari indeks kebahagiaan, Benua Etam menduduki peringkat empat secara nasional. Tertinggi bila dibandingkan wilayah lain di Kalimantan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim M Habibullah mengatakan, pada 2017, indeks kebahagiaan Kaltim mencapai 73,57 pada skala 0–100. Angka ini meningkat bila dibandingkan pada 2014, yakni 71,45.
Dia mengatakan bahwa indeks kebahagiaan Kaltim pada 2017 merupakan indeks komposit yang disusun oleh tiga dimensi, yakni kepuasan hidup, perasaan, dan makna hidup. Indikator penyusun indeks kebahagiaan Kaltim tertinggi berada pada keharmonisan keluarga yang mencapai 83,02.
Indeks ini merupakan subdimensi kepuasan hidup sosial. Sedangkan indeks indikator terendah adalah pendidikan dan keterampilan yang hanya 62,21 yang merupakan subdimensi kepuasan hidup personal. (lihat grafis).
Menurutnya, rendahnya indikator pendidikan dan keterampilan di Kaltim merupakan tanda baik. “Sebab, menunjukkan warga tidak cepat puas dengan tingkat pendidikannya sehingga diharapkan bisa menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ucapnya kepada Kaltim Post, Selasa (15/8).
Bahkan, ketidakpuasan ini juga bisa jadi dasar bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan warga. Sehingga ke depan, talenta warga meningkat dan bisa bersaing di pasar nasional maupun global. Kemudian dia melanjutkan, sejumlah indikator lain yang memiliki indeks di bawah 70 adalah pengembangan diri, perasaan tidak khawatir, dan kepuasan terhadap pendapatan rumah tangga.
Kemudian, indeks kebahagiaan penduduk di Kaltim setelah menikah mencapai mencapai 73,88, lebih tinggi dibandingkan dengan penduduk yang belum menikah.
"Kondisi ini berbeda dengan indeks kebahagiaan di tingkat nasional yang lebih tinggi, karena secara nasional warga yang belum menikah merasa lebih bahagia ketimbang yang sudah menikah," ujarnya.
Diperinci menurut kawasan, indeks kebahagiaan warga yang tinggal di perkotaan tercatat sebanyak 74,80. Kemudian, penduduk yang tinggal di perdesaan sebesar 71,05. Hal yang perlu dicatat dalam survei tahun ini ketimbang tiga tahun lalu, adalah pada tahun ini ada penambahan dimensi variabel. Yakni variabel makna hidup dan perasaan dalam menghitung indeks kebahagiaan.
"Jika dirinci per dimensi, maka besaran indeks di masing-masing kebahagiaan penduduk Kaltim adalah indeks dimensi kepuasan hidup tercatat 73,50, indeks dimensi perasaan 71,63, dan indeks dimensi makna hidup sebesar 75,41," ucap Habibullah.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
