Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Agustus 2017 | 23.23 WIB

Warga Kaltim Ternyata Tidak Lupa Bahagia, Nih Buktinya

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Masyarakat Kalimantan Timur ternyata tak lupa bahagia. Bahkan, diukur dari indeks kebahagiaan, Benua Etam menduduki peringkat empat secara nasional. Tertinggi bila dibandingkan wilayah lain di Kalimantan.


Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim M Habibullah mengatakan, pada 2017, indeks kebahagiaan Kaltim mencapai 73,57 pada skala 0–100. Angka ini meningkat bila dibandingkan pada 2014, yakni 71,45.


Dia mengatakan bahwa indeks kebahagiaan Kaltim pada 2017 merupakan indeks komposit yang disusun oleh tiga dimensi, yakni kepuasan hidup, perasaan, dan makna hidup. Indikator penyusun indeks kebahagiaan Kaltim tertinggi berada pada keharmonisan keluarga yang mencapai 83,02.


Indeks ini merupakan subdimensi kepuasan hidup sosial. Sedangkan indeks indikator terendah adalah pendidikan dan keterampilan yang hanya 62,21 yang merupakan subdimensi kepuasan hidup personal. (lihat grafis).


Menurutnya, rendahnya indikator pendidikan dan keterampilan di Kaltim merupakan tanda baik. “Sebab, menunjukkan warga tidak cepat puas dengan tingkat pendidikannya sehingga diharapkan bisa menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ucapnya kepada Kaltim Post, Selasa (15/8).


Bahkan, ketidakpuasan ini juga bisa jadi dasar bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan warga. Sehingga ke depan, talenta warga meningkat dan bisa bersaing di pasar nasional maupun global. Kemudian dia melanjutkan, sejumlah indikator lain yang memiliki indeks di bawah 70 adalah pengembangan diri, perasaan tidak khawatir, dan kepuasan terhadap pendapatan rumah tangga.


Kemudian, indeks kebahagiaan penduduk di Kaltim setelah menikah mencapai mencapai 73,88, lebih tinggi dibandingkan dengan penduduk yang belum menikah.


"Kondisi ini berbeda dengan indeks kebahagiaan di tingkat nasional yang lebih tinggi, karena secara nasional warga yang belum menikah merasa lebih bahagia ketimbang yang sudah menikah," ujarnya.


Diperinci menurut kawasan, indeks kebahagiaan warga yang tinggal di perkotaan tercatat sebanyak 74,80. Kemudian, penduduk yang tinggal di perdesaan sebesar 71,05. Hal yang perlu dicatat dalam survei tahun ini ketimbang tiga tahun lalu, adalah pada tahun ini ada penambahan dimensi variabel. Yakni variabel makna hidup dan perasaan dalam menghitung indeks kebahagiaan.


"Jika dirinci per dimensi, maka besaran indeks di masing-masing kebahagiaan penduduk Kaltim adalah indeks dimensi kepuasan hidup tercatat 73,50, indeks dimensi perasaan 71,63, dan indeks dimensi makna hidup sebesar 75,41," ucap Habibullah.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore